Redaksi88.com - Setelah Idul Fitri berlalu umat muslim masih dihadapkan dengan bulan penuh berkah yakni bulan syawal yang hadir membawa keberkahan.
Keberkahan ini adalah kesempatan emas untuk terus meningkatkan ketakwaan dan memperbanyak amal kebaikan.
Amalan sunnah di bulan ini bisa menjadi sarana melipatgandakan pahala dan menambah bekal akhirat.
Keistimewaan bulan Syawal ini dijelaskan oleh Rasulullah SAW dalam sabdanya: "Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dan dilanjutkan dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa seumur hidupnya." (HR. Ahmad, An-Nasai, Ibnu Majah).
Agar umat Muslim tidak melewatkan kesempatan berharga ini, berikut 5 amalan sunnah yang bisa kita lakukan di bulan Syawal.
Baca Juga: Rekomendasi Takjil yang paling digemari, Lezat dan Menyegarkan untuk Berbuka Puasa
-
Puasa Sunnah Syawal
Puasa enam hari di bulan Syawal merupakan ibadah yang dianjurkan dan bisa dilakukan mulai tanggal 2 Syawal. Tidak wajib berurutan, tetapi semakin cepat dikerjakan semakin baik.
Hadits dari Tsauban menyebutkan bahwa puasa Syawal setelah Ramadhan menjadikan pahala puasa setara dengan berpuasa setahun penuh. (HR Ahmad).
-
Menyambung Silaturahmi
Syawal menjadi momen yang tepat untuk mempererat hubungan keluarga, tetangga, dan sahabat. Saling memaafkan dan menjalin kembali silaturahmi yang terputus membawa keberkahan dalam hidup.
Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa yang ingin dipanjangkan umurnya dan diluaskan rezekinya, hendaklah ia menyambungkan silaturahmi." (HR. Bukhari dan Muslim).
-
I'tikaf di Bulan Syawal
Jika tidak sempat melakukan i'tikaf di Ramadhan, bulan Syawal bisa menjadi waktu penggantinya. I'tikaf di masjid menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah dengan shalat, zikir, dan membaca Alquran.
Amalan ini menguatkan hati dan menjadikan ibadah lebih khusyuk. Dengan melakukannya, kita bisa lebih fokus dalam beribadah dan menjauhi kesibukan dunia.
-
Puasa Ayyamul Bidh
Selain puasa Syawal, ada juga puasa Ayyamul Bidh yang jatuh pada tanggal 13, 14, dan 15 di setiap bulan Hijriyah. Puasa ini dianjurkan karena pahalanya seperti berpuasa sepanjang tahun.