-
Jangan Bertengkar di Depan Anak
Anak-anak sangat peka terhadap konflik orang tua. Jika harus berdiskusi atau berdebat, lakukan secara tertutup agar mereka tidak merasa cemas atau takut.
-
Sepakati Hal-Hal Sepele dan Tuliskan Kesepakatan
Hal kecil seperti siapa yang mencuci piring atau membuang sampah bisa jadi masalah jika tidak ada kesepakatan. Buat perjanjian kecil agar tidak ada salah paham.
-
Bergantian dalam Mengalah
Jangan selalu salah satu pihak yang harus mengalah. Terapkan rumus: yang tidak terlalu capek yang harus mengalah dulu. Dengan begitu, tidak ada yang merasa selalu dikorbankan.
-
Jangan Curhat Masalah Rumah Tangga di Depan Anak
Masalah rumah tangga cukup dibicarakan berdua. Anak-anak tidak perlu mendengar hal-hal yang bisa membuat mereka merasa cemas atau kehilangan rasa aman.
-
Tidak Boleh Ada Rahasia di Handphone
Kepercayaan adalah pondasi utama dalam hubungan. Jika handphone dikunci tanpa alasan yang jelas, pasangan bisa merasa curiga dan hubungan menjadi tidak sehat.
-
Sering Beri Apresiasi dan Ucapan Terima Kasih
Jangan lupa mengucapkan “Terima kasih” dan “Kamu luar biasa” kepada pasangan. Hal kecil seperti ini bisa membuat hubungan semakin harmonis.
-
Tetap Dandan dan Merawat Diri
Jangan lupa merawat diri setelah menikah. Tetap tampil menarik di depan pasangan adalah bentuk penghargaan satu sama lain.
-
Wajib Kencan Berdua
Sesekali luangkan waktu hanya untuk berdua, meskipun hanya pergi ke minimarket atau makan di warung kecil. Momen kebersamaan ini penting untuk menjaga romantisme.
Baca Juga: Jejak Islam di Bengkulu: Perjalanan Panjang Dakwah dan Akulturasi Budaya
-
Buat Kejutan untuk Pasangan
Kejutan kecil seperti memasak makanan favorit pasangan, mengirim pesan romantis, atau memberi hadiah tanpa alasan bisa membuat hubungan lebih berwarna.***