Redaksi88.com – Perkembangan teknologi digital membuat investasi kini semakin mudah diakses, siapa saja dan dimana saja.
Jika dulu emas hanya bisa dibeli secara fisik di toko perhiasan, kini masyarakat dapat berinvestasi emas secara online melalui berbagai aplikasi di gawai mereka.
Secara umum, investasi merupakan kegiatan ekonomi dengan menanamkan modal atau aset pada instrumen tertentu, dengan harapan memperoleh keuntungan di masa mendatang.
Baca Juga: Viral Struk Makan Pelanggan Restoran Diduga Dikenai Biaya Royalti Musik Rp29 Ribu
Pilihannya pun beragam, mulai dari saham, obligasi, hingga emas.
Inovasi emas online memungkinkan seseorang membeli emas mulai dari 0,1 gram saja.
Transaksi pun bisa dilakukan dengan mudah melalui smartphone yang terhubung ke internet.
Baca Juga: Mengupas Buah Pikiran Ibnu Khaldun, Sejarawan Muslim yang Mengungkap Siklus Jatuh Bangunnya Negara
Beragam platform, seperti Pegadaian Digital, Indogold, BukaEmas, Tabungan Emas Shopee, hingga Dana Emas, menyediakan layanan investasi emas digital yang dapat diakses kapan saja.
Harga emas digital pun bersifat real time, memudahkan investor memantau pergerakan harga setiap saat.
Kelebihan investasi emas digital antara lain fleksibilitas pembelian, tidak memerlukan tempat penyimpanan, serta opsi penukaran emas digital menjadi emas fisik. Spread harga beli emas juga relatif kecil dibanding harga pasar.
Baca Juga: Teguh untuk PWI: Doa dari Ujung Sumatra Menyatukan yang Tercerai
Meski demikian, ada sejumlah hal yang perlu diwaspadai. Misalnya, adanya batas minimal saldo untuk pencairan, biaya tambahan jika ingin menukar emas digital menjadi fisik, serta risiko investasi bodong apabila platform tidak mengantongi izin resmi dari Bappebti.
Pada akhirnya, baik emas digital maupun emas fisik memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.