lifestyle

5 Rekomendasi Minuman Pagi yang Bisa Bantu Bakar Lemak Perut, Menurut Ahli Gizi

Selasa, 19 Agustus 2025 | 13:52 WIB
Teh Jahe, salah satu rekomendasi minuman di pagi hari untuk kesehatan tubuh. (freepik.com/jcomp)

Menurutnya, kombinasi EGCG dan kafein mampu membantu memecah lemak, khususnya di area perut.

Baca Juga: Film Animasi Indonesia Merah Putih One for All Hanya Raup Rating 1,0 di IMDb, Penonton Curiga Plot Dibuat AI dan Tak Sentuh Emosi

  1. Minuman Cuka Apel

Cuka apel (apple cider vinegar/ACV) mengandung asam asetat yang dapat menurunkan kadar insulin sekaligus meningkatkan metabolisme tubuh. 

“Studi menunjukkan bahwa asam asetat bisa mengurangi penumpukan lemak perut dan menekan nafsu makan,” jelas Goodson. 

Selain itu, ACV juga mendukung kesehatan pencernaan, mengurangi kembung, dan membuat perut terasa lebih rata.

Baca Juga: Viral, Charly van Houten Bebaskan Lagunya Diputar di Kafe Tanpa Royalti, Justru Beri Hadiah

  1. Kopi Hitam

Secangkir kopi di pagi hari bukan hanya mengusir kantuk, tetapi juga membantu proses pembakaran lemak. 

Kafein di dalamnya bekerja dengan meningkatkan laju metabolisme sekaligus memberi sinyal pada sel lemak untuk dipecah menjadi energi. 

“Penelitian menunjukkan kafein bisa meningkatkan pengeluaran energi dan oksidasi lemak, terutama pada individu dengan tubuh ramping,” ujar Goodson.

  1. Teh Jahe

Jahe memiliki sifat thermogenic, yaitu mampu menaikkan suhu tubuh sehingga kalori yang dibakar jadi lebih banyak. 

Bahkan, sebuah studi dalam Journal of Metabolism menemukan konsumsi teh jahe bisa meningkatkan rasa kenyang dan membantu tubuh membakar kalori lebih efisien.

Baca Juga: DPC Demokrat Bengkulu Utara Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Datar Ruyung

  1. Protein Shake

Bagi yang terbiasa sarapan praktis, protein shake bisa jadi pilihan tepat. Selain mengenyangkan, minuman ini juga mendukung pembakaran lemak.

“Protein shake dari whey atau bahan nabati dapat meningkatkan metabolisme karena efek TEF,” ujar Goodson. 

Protein memang membutuhkan lebih banyak energi untuk dicerna dibanding lemak atau karbohidrat.

Halaman:

Tags

Terkini