REDAKSI88.com - Sebagai pemilik motor, memahami arti kekentalan oli atau viskositas merupakan hal penting yang sering kali terabaikan.
Padahal, pemilihan oli mesin motor tahan panas yang sesuai sangat berpengaruh terhadap performa mesin, daya tahan, hingga kenyamanan berkendara.
Secara sederhana, kekentalan oli adalah kemampuan oli untuk mengalir pada suhu tertentu.
Baca Juga: Jangan Keliru, Ini Bedanya Karbol dan Cairan Pembersih Lantai dari Fungsi hingga Produk
Oli yang terlalu kental membuat mesin bekerja lebih berat karena sulit dipompa, sedangkan oli yang terlalu encer berisiko cepat terkikis sehingga tidak maksimal dalam melumasi komponen mesin.
Untuk itu, produsen oli selalu mencantumkan kode viskositas SAE (Society of Automotive Engineers) pada kemasan, agar pengguna dapat menyesuaikan dengan kebutuhan kendaraannya.
Jenis-Jenis Kekentalan Oli Mesin Motor Tahan Panas
Baca Juga: Wangi Segar dan Menenangkan, Ini Rekomendasi Parfum Teh yang Cocok untuk Aktivitas Seharian
Di Indonesia, beberapa kode viskositas yang banyak ditemui antara lain:
SAE 0W-20: Viskositas sangat rendah, cocok untuk mesin modern yang membutuhkan oli ringan.
SAE 5W-30: Viskositas sedang, fleksibel digunakan pada kondisi suhu udara bervariasi.
SAE 10W-30: Sedang di suhu dingin dan sedikit lebih kental saat panas, ideal untuk suhu stabil.
SAE 10W-40: Lebih kental pada suhu panas, cocok untuk mesin dengan suhu operasi tinggi.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Minuman Pagi yang Bisa Bantu Bakar Lemak Perut, Menurut Ahli Gizi
SAE 15W-40: Cenderung kental baik di suhu dingin maupun panas, umum dipakai pada mesin diesel atau kondisi kerja berat.