lifestyle

Obesitas dan Dampaknya Terhadap Kesehatan: Studi dan Fakta

Jumat, 11 Oktober 2024 | 10:20 WIB
Obesitas dan Dampaknya Terhadap Kesehatan: Studi dan Fakta (Foto/Pexel/Towfiqu barbhuiya)
  1. Penyakit Kandung Empedu

Kandung empedu memiliki fungsi membantu sistem pencernaan tubuh. Organ ini berfungsi sebagai tempat menyimpan zat empedu dan menyalurkan usus halus.

Empedu di dalam tubuh berupaya menghancurkan lemak dari makanan-makanan yang Anda konsumsi. Namun, kandung empedu tidak akan berfungsi dengan baik jika tubuh Anda mengalami obesitas.

Obesitas menyebabkan tubuh Anda rentan terhadap penyakit batu empedu. Hal ini disebabkan oleh batu empedu mengalami pengerasan dan penumpukan di kantong empedu. Saat Anda terserang penyakit batu empedu, tubuh Anda akan terasa sakit dan membutuhkan operasi.

  1. Penyakit Jantung

Orang yang memiliki kelebihan berat badan rentan terhadap penyakit jantung. Hal ini disebabkan oleh lemak yang menumpuk pada arteri. Akibatnya, sirkulasi darah tidak berjalan dengan lancar mengakibatkan pasokan darah ke jantung mengalami hambatan.

Mereka yang mengalami obesitas memiliki tekanan darah dan lipoprotein desistensi rendah. Selain itu, gula darah dan trigliserida mengalami peningkatan. Kondisi semacam ini menyebabkan tubuh Anda mudah terserang penyakit jantung.

  1. Apnea Tidur

Apnea tidur merupakan gangguan yang menyebabkan nafas berhenti sesaat pada saat tidur. Mereka yang memiliki berat badan lebih atau obesitas rentan mengalami gangguan ini saat sedang tidur.

Hal ini disebabkan oleh orang-orang yang memiliki berat badan lebih menyimpan lemak pada bagian leher. Akibatnya, saluran pernapasan menyempit. Penyempitan ini menyebabkan dengkuran dan kesulitan bernapas di malam hari.

  1. Depresi

Mereka yang mengalami obesitas rentan terhadap penyakit mental seperti depresi. Berdasarkan penelitian obesitas dan depresi memiliki hubungan satu sama lain. Hal ini terjadi karena orang yang mengalami depresi sering mengalami diskriminasi dari lingkungan sekitar.

Akibatnya, mereka yang memiliki berat badan lebih merasa direndahkan dan menimbulkan perasaan sedih. Perasaan sedih ini menyebabkan mereka yang mengalami obesitas terus memikirkan penilaian orang sekitar.***

Halaman:

Tags

Terkini