lifestyle

Memahami Khitan, 8 Tips Mengatasi Ketakutan Anak Saat Disunat

Senin, 28 Oktober 2024 | 10:31 WIB
Memahami Khitan, 8 Tips Mengatasi Ketakutan Anak Saat Disunat (Foto Ilustrasi/Pixabay/ambermb)

Redaksi88.com - Khitan atau sunat merupakan tindakan memotong atau menghilangkan sebagian atau seluruh kulit penutup depan dari penis. 

Dalam ajaran Islam, khitan memiliki makna penting, terutama bagi laki-laki. 

Dalam kitabnya, al-Mughni, Ibnu Qudamah menjelaskan bahwa khitan hukumnya wajib bagi pria, sementara bagi perempuan, khitan dianggap sebagai suatu kemuliaan. 

Baca Juga: Warga Magelang Tumpah Ruah Sambut Prabowo Usai Retreat Kabinet Merah Putih, Kehangatan Pemimpin dan Rakyat Terjalin Erat

Hal ini merujuk pada firman Allah SWT dalam Al-Qur’an surah An-Nisa (4) ayat 125, yang menginstruksikan Nabi Muhammad SAW untuk mengikuti ajaran Nabi Ibrahim AS.

Meskipun sunat diwajibkan, banyak orang tua yang menghadapi tantangan ketika membujuk anak-anak mereka untuk menjalani proses ini. 

Memaksa anak untuk disunat tanpa penjelasan yang memadai dapat menimbulkan rasa takut atau trauma yang berkepanjangan. 

Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memberikan pemahaman yang tepat mengenai khitan, termasuk manfaatnya baik dari segi agama maupun kesehatan.

Baca Juga: Ramalan Zodiak November 2024: Kejutan Karier dan Keuangan yang Menanti Aries, Libra, Capricorn, dan Pisces

Berikut adalah delapan tips yang dapat membantu orang tua untuk mengurangi ketakutan anak sebelum menjalani sunat, seperti yang dikutip dari laman @sunatbludino:

  1. Jelaskan Pentingnya Sunat

Berikan penjelasan kepada anak bahwa sunat adalah tindakan yang penting dan baik dari segi agama serta kesehatan. 

Menyampaikan informasi ini dengan cara yang sederhana dapat membantu anak memahami tujuan sunat.

  1. Dorong dengan Motivasi

Sebutkan bahwa anak adalah sosok yang pemberani, misalnya dengan menyamakan mereka dengan tokoh-tokoh heroik seperti Khalid bin Walid atau Superman. 

Baca Juga: Turunnya Angka Pernikahan di Indonesia, Wanita Mandiri dan Tantangan Ekonomi Jadi Penyebab Utama

Halaman:

Tags

Terkini