lifestyle

Bebaskan Diri dari FOMO! Dampak, Gejala, dan Tips untuk Mengatasinya

Minggu, 3 November 2024 | 09:34 WIB
Bebaskan Diri dari FOMO: Dampak, Gejala, dan Tips untuk Mengatasinya (Foto Ilustrasi/Pexels/Pixabay)

Redaksi88.com - Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) atau ketakutan tertinggal informasi tengah menjadi masalah yang sering ditemui di era media sosial. 

Rasa cemas berlebihan untuk selalu mengetahui berita atau tren terkini kini telah menyatu dengan gaya hidup sebagian besar pengguna internet. Meski terlihat sederhana, efek FOMO pada kesehatan mental tak bisa diremehkan. Fenomena ini bahkan sudah berkembang menjadi ancaman serius yang butuh perhatian khusus.

Hari ini, banyak orang menganggap ponsel sebagai kebutuhan esensial yang mengalahkan dompet dan barang penting lainnya. Gejala FOMO kerap muncul saat seseorang merasakan kecemasan yang tinggi ketika jauh dari perangkat mereka atau tidak terkoneksi dengan dunia maya. 

Jika Anda sulit lepas dari gadget atau sering cemas ketika tak dapat mengakses internet, bisa jadi Anda mengalami FOMO.

Baca Juga: Waspadai! 5 Makanan Ini Berpotensi Penyebab Usus Buntu

Tak hanya itu, FOMO juga muncul saat seseorang merasa “tertangkap basah” dalam perasaan tertinggal atau tidak diikutsertakan dalam momen penting. Di era media sosial, fenomena ini menjadi lebih masif karena kita terus dibombardir dengan informasi tentang kehidupan orang lain yang tampak penuh kesenangan dan keceriaan.

Mengenal Lebih Jauh Tentang FOMO

Secara harfiah, FOMO diartikan sebagai ketakutan untuk ketinggalan hal-hal penting. Istilah ini diperkenalkan oleh Dr. Andrew K. Przybylski pada 2013 untuk menggambarkan kecemasan yang muncul saat seseorang melihat kehidupan orang lain tampak lebih menyenangkan daripada kehidupannya. 

Mereka yang menderita FOMO sering kali merasa kehidupan orang lain lebih baik tanpa kehadiran mereka, sehingga perasaan rendah diri dan minder pun tak terhindarkan.

Baca Juga: Akibat Kelakar Buruknya, Pat Gelsinger Ketar-Ketir Usai Tak Ada Lagi Diskon 40 Persen Buat Pasokan Chip dari TSMC

Contohnya, seseorang mungkin merasa tertinggal ketika tak diundang ke sebuah acara atau menyesal setelah menolak undangan lalu melihat teman-temannya bersenang-senang melalui media sosial. 

Dengan adanya media sosial yang memperlihatkan momen-momen terbaik dari setiap orang, FOMO kian tak terbendung dan semakin memperdalam kecemasan individu.

Media Sosial, Citra Diri, dan FOMO: Sebuah Hubungan yang Mengkhawatirkan

Di dunia media sosial, banyak orang berusaha membangun citra diri ideal dan membagikan momen-momen terbaik mereka. Hal ini sering kali membuat orang dengan FOMO merasa tidak mampu bersaing dan rendah diri. 

Ketidakmampuan untuk menahan diri dari membuka media sosial demi "tetap terhubung" justru memperparah kecemasan dan rasa ketidakpuasan diri.

Bagi mereka yang mengalami FOMO, kegelisahan tak terkendali muncul ketika tak bisa mengakses media sosial, seolah-olah terputus dari dunia luar atau kehilangan informasi penting. 

Halaman:

Tags

Terkini