Menurut laporan media setempat, guci abu kremasi Barbie Hsu berwarna merah muda, melambangkan kepribadiannya yang ceria dan berjiwa muda sepanjang hidupnya.
Laporan lain menyebutkan bahwa abu Barbie Hsu akan disimpan di rumah keluarga, bukan di kolumbarium, sebagai bentuk penghormatan yang lebih personal.
Meninggalnya Barbie Hsu di Jepang akibat Pneumonia Akut
Barbie Hsu meninggal dunia di usia 48 tahun saat sedang menikmati liburan bersama keluarga di Jepang pada perayaan Tahun Baru Imlek 2025.
Kabar duka ini telah dikonfirmasi oleh adiknya, Dee Hsu, yang mengungkapkan bahwa Barbie meninggal akibat pneumonia yang disebabkan oleh infeksi flu.
"Selama liburan kami ke Jepang saat Imlek, kakak terbaik dan tersayang saya meninggalkan kita semua karena pneumonia yang disebabkan oleh flu," ujar Dee Hsu.
Baca Juga: Ahmad Dhani Dicuekin Agnez Mo Setahun, Polemik Hak Cipta 'Bilang Saja' Berujung Putusan Pengadilan
“Saya sangat bersyukur telah menjadi saudara perempuannya dalam kehidupan ini dan saya akan menghargai saat-saat kami saling mendukung,” lanjutnya.
“Beristirahatlah dengan tenang, saya akan mencintaimu selamanya," tambah Dee Hsu dengan penuh emosi dalam pesan perpisahannya untuk sang kakak.
Sementara itu, suaminya, DJ Koo, juga mengonfirmasi kabar duka ini dalam pesannya kepada media Korea Selatan, Ilgan Sports.
“Saya tidak baik-baik saja, ini bukan berita palsu,” ujar DJ Koo singkat, menunjukkan kesedihannya atas kepergian istri tercinta.***