khazanah

Sambut Idul Fitri dengan Penuh Makna, Ini Amalan Sunnah yang Perlu Diketahui

Senin, 24 Maret 2025 | 11:00 WIB
Ilustrasi Foto - Sambut Idul Fitri dengan Penuh Makna, Ini Amalan Sunnah yang Perlu Diketahui. (Pixabay / Suhailsuri)

Redaksi88.com - Menurut Kementerian Agama (Kemenag), sidang isbat untuk menentukan 1 Syawal 1446 H akan dilaksanakan pada Sabtu, 29 Maret 2025. 

Berdasarkan metode hisab dan rukyat, pemerintah memperkirakan Idul Fitri akan jatuh pada Senin, 31 Maret 2025. 

Hal ini sejalan dengan Kalender Hijriah yang telah diterbitkan sebelumnya. Artinya, umat Islam pada hari tersebut dilarang berpuasa, wajib berbuka, dan disunahkan untuk melaksanakan Shalat Ied. 

Baca Juga: Puasa Tarwiyah dan Arafah, Amalan Sunnah yang Dianjurkan di Bulan Dzulhijjah, Begini Keutamaan, Niat, dan Tata Cara Melaksanakannya

Amalan Sunnah Sebelum dan Sesudah Menunaikan Shalat Ied 

Selain itu, terdapat beberapa amalan yang disunahkan sebelum dan sesudah menunaikan Shalat Ied di masjid atau dilapangan terbuka, di antaranya:

  1. Mandi dan Menyucikan Diri

Sebelum melaksanakan Shalat Ied, disunnahkan untuk mandi dan menyucikan diri terlebih dahulu. Jangan lupa untuk berwudhu sebelum berangkat menuju tempat shalat. 

Terkadang seseorang lupa mengambil air wudhu, terutama wanita yang memakai make-up setelah mandi, padahal wudhu merupakan salah satu syarat sahnya shalat.

  1. Memakai Pakaian Terbaik

Saat hendak melaksanakan Shalat Ied, disunnahkan untuk menghias diri dan memakai pakaian terbaik. Pria juga dianjurkan untuk memakai wangi-wangian. 

Sebagaimana yang dikatakan oleh Ibnul Qayyim, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa keluar ketika Shalat Idul Fitri dan Idul Adha dengan pakaiannya yang terbaik.”

Baca Juga: Komunitas Motor Kawasaki Ninja Club (KNC) Bengkulu Utara Berbagi Takjil di Bundaran Kota Argamakmur, Perkuat Silaturahmi di Bulan Ramadhan

  1. Makan Sebelum Shalat Idul Fitri

Sebelum melaksanakan Shalat Ied, dianjurkan untuk makan di pagi hari. Hal ini membedakan Shalat Idul Fitri dengan Shalat Idul Adha, di mana pada Idul Adha kita tidak dianjurkan untuk makan terlebih dahulu. 

Hal ini menandakan bahwa pada hari Raya Idul Fitri, umat Islam tidak lagi berpuasa sebagaimana selama bulan Ramadhan.

Sebagaimana hadis Rasulullah SAW,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- لاَ يَغْدُو يَوْمَ الْفِطْرِ حَتَّى يَأْكُلَ وَلاَ يَأْكُلُ يَوْمَ الأَضْحَى حَتَّى يَرْجِعَ فَيَأْكُلَ مِنْ أُضْحِيَّتِهِ

Halaman:

Tags

Terkini