Keutamaan 10 Hari Pertama Puasa Ramadhan: Waktu Terbaik Meraih Pintu Kebaikan

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Rabu, 5 Maret 2025 | 13:30 WIB
Ilustrasi foto - Keutamaan 10 Hari Pertama Ramadhan: Waktu Terbaik Meraih Pintu Kebaikan. (Pixabay / surgull01)
Ilustrasi foto - Keutamaan 10 Hari Pertama Ramadhan: Waktu Terbaik Meraih Pintu Kebaikan. (Pixabay / surgull01)

Redaksi88.com - Bulan Ramadhan adalah saat yang penuh berkah, ampunan, dan rahmat.

Disebut juga Syahrul Mubarok, bulan ini tidak hanya menuntut kita untuk menahan lapar dan dahaga, tetapi juga memberikan kesempatan emas untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui berbagai amalan terbaik.

Di antara keutamaan bulan Ramadhan, sepuluh hari pertama memiliki peran yang sangat istimewa sebagai momentum untuk membuka pintu-pintu kebaikan dan melipatgandakan pahala.

Baca Juga: Banjir DKI Jakarta, Pramono Anung Sebut Air Kiriman dari Hulu Jadi Penyebabnya

Berikut adalah beberapa keutamaan yang harus kita perhatikan selama 10 hari pertama puasa Ramadhan yang membuka pintu kebaikan. 

  1. Ditutupnya Pintu Neraka

Di awal malam Ramadhan, pintu-pintu neraka ditutup dan para setan beserta pemimpinnya dibelenggu. Sebagaimana diriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"Ketika tiba awal malam bulan Ramadhan, para setan dan pemimpin-pemimpinnya dibelenggu, pintu-pintu neraka ditutup dan tidak ada yang dibuka.

Pintu-pintu surga dibuka dan tidak ada yang ditutup, lalu ada penyeru yang berseru, 'Hai orang yang mencari kebaikan, teruskanlah. Hai orang yang mencari keburukan, berhentilah.

Sesungguhnya Allah membebaskan orang-orang dari neraka, dan itu terjadi pada setiap malam," Sunan Ibn Majjah, j. 2, h. 26 (Referensi: [Ibn Majjah al-Qazwaini, Dar Fikr Beirut])

Keutamaan ini memberikan harapan dan motivasi agar kita semakin giat melakukan amal shaleh, karena pada setiap malam di bulan suci ini, rahmat Allah begitu melimpah.

Baca Juga: RSUD Kota Bekasi Terendam Banjir, Listrik Padam hingga Pasien ICU Dievakuasi

  1. Bulan yang Penuh Rahmat

Berbagai riwayat menyebutkan bahwa awal Ramadhan adalah waktu penuh rahmat. Sebuah hadits diriwayatkan oleh al-Baihaqi dalam Syuʽabul Iman dan Ibn Khuzaimah dalam Sahih ibn Khuzaimah menyebutkan:

"Awal bulan Ramadhan adalah rahmat, pertengahannya adalah ampunan, sedangkan akhirnya adalah terbebas dari neraka.”

(Walaupun sanad hadits ini dinilai dhaif oleh sebagian ulama, namun hadits fadhail amal tetap diperbolehkan penggunaannya dalam ceramah untuk menginspirasi umat.) Sumber: NU Online. 

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Sumber: Berbagai Sumber

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X