Redaksi88.com - Bulan Ramadhan adalah saat yang penuh berkah, ampunan, dan rahmat.
Disebut juga Syahrul Mubarok, bulan ini tidak hanya menuntut kita untuk menahan lapar dan dahaga, tetapi juga memberikan kesempatan emas untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui berbagai amalan terbaik.
Di antara keutamaan bulan Ramadhan, sepuluh hari pertama memiliki peran yang sangat istimewa sebagai momentum untuk membuka pintu-pintu kebaikan dan melipatgandakan pahala.
Baca Juga: Banjir DKI Jakarta, Pramono Anung Sebut Air Kiriman dari Hulu Jadi Penyebabnya
Berikut adalah beberapa keutamaan yang harus kita perhatikan selama 10 hari pertama puasa Ramadhan yang membuka pintu kebaikan.
-
Ditutupnya Pintu Neraka
Di awal malam Ramadhan, pintu-pintu neraka ditutup dan para setan beserta pemimpinnya dibelenggu. Sebagaimana diriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
"Ketika tiba awal malam bulan Ramadhan, para setan dan pemimpin-pemimpinnya dibelenggu, pintu-pintu neraka ditutup dan tidak ada yang dibuka.
Pintu-pintu surga dibuka dan tidak ada yang ditutup, lalu ada penyeru yang berseru, 'Hai orang yang mencari kebaikan, teruskanlah. Hai orang yang mencari keburukan, berhentilah.
Sesungguhnya Allah membebaskan orang-orang dari neraka, dan itu terjadi pada setiap malam," Sunan Ibn Majjah, j. 2, h. 26 (Referensi: [Ibn Majjah al-Qazwaini, Dar Fikr Beirut])
Keutamaan ini memberikan harapan dan motivasi agar kita semakin giat melakukan amal shaleh, karena pada setiap malam di bulan suci ini, rahmat Allah begitu melimpah.
Baca Juga: RSUD Kota Bekasi Terendam Banjir, Listrik Padam hingga Pasien ICU Dievakuasi
-
Bulan yang Penuh Rahmat
Berbagai riwayat menyebutkan bahwa awal Ramadhan adalah waktu penuh rahmat. Sebuah hadits diriwayatkan oleh al-Baihaqi dalam Syuʽabul Iman dan Ibn Khuzaimah dalam Sahih ibn Khuzaimah menyebutkan:
"Awal bulan Ramadhan adalah rahmat, pertengahannya adalah ampunan, sedangkan akhirnya adalah terbebas dari neraka.”
(Walaupun sanad hadits ini dinilai dhaif oleh sebagian ulama, namun hadits fadhail amal tetap diperbolehkan penggunaannya dalam ceramah untuk menginspirasi umat.) Sumber: NU Online.
Artikel Terkait
Keutamaan, Tata Cara, dan Pahala Shalat Tarawih di Bulan Suci Ramadhan
Puasa Syawal, Amalan Ringan dengan Pahala Setara Puasa Setahun
Siapa yang Wajib Membayar Fidyah? Ini Penjelasannya
5 Manfaat Puasa Ramadhan untuk Anak, dari Kesehatan hingga Karakter
Keutamaan Tadarus Al Qur’an di Bulan Ramadhan, Pahala Berlipat hingga Syafaat di Akhirat