Redaksi88.com - Gatal pada kulit merupakan salah satu gejala umum yang sering dialami oleh penderita diabetes. Penyebabnya terletak pada perubahan kadar gula darah yang mengganggu kesehatan saraf, pembuluh darah, dan kulit.
Mengenali tanda-tanda gatal akibat diabetes sejak dini dapat membantu mencegah komplikasi yang lebih serius. Dilansir dari laman Health, berikut ini adalah lima ciri khas gatal yang biasanya dialami oleh penderita diabetes:
- Kulit Kering dan Mengelupas
Kadar gula darah yang tinggi sering kali menyebabkan kulit menjadi kering, terutama di area kaki dan tangan. Kondisi ini terjadi akibat aliran darah ke kulit berkurang sehingga kulit kehilangan kelembapannya, menjadi kering, dan mudah mengelupas.
Baca Juga: Prabowo Tegaskan Kabinet Bergerak Serius Atasi Judi Online, Narkoba, Penyelundupan, dan Korupsi
- Gatal di Area Lipatan Tubuh
Gatal karena diabetes cenderung muncul di area lipatan tubuh seperti ketiak, selangkangan, atau di bawah payudara. Hal ini disebabkan oleh infeksi jamur atau bakteri yang lebih mudah berkembang di area lembap, terutama ketika kadar gula dalam tubuh menciptakan kondisi ideal bagi pertumbuhan mikroorganisme.
- Luka Gatal yang Sulit Sembuh
Penderita diabetes sering mengalami luka kecil atau goresan yang sulit sembuh dan disertai rasa gatal di area sekitar luka. Kadar gula yang tinggi mengakibatkan kerusakan pembuluh darah kecil, sehingga memperlambat proses penyembuhan dan mengakibatkan rasa gatal yang mengganggu.
- Kulit Gelap dan Bersisik
Acanthosis nigricans adalah kondisi kulit yang menghitam, menebal, dan bersisik pada area lipatan seperti leher, siku, dan ketiak. Ini disebabkan oleh resistensi insulin yang mengubah warna serta tekstur kulit, dan sering kali diiringi rasa gatal yang tidak nyaman.
- Infeksi Kulit Berulang
Penderita diabetes lebih rentan mengalami infeksi kulit berulang, terutama infeksi yang disebabkan oleh jamur dan bakteri. Kondisi ini menyebabkan gatal intens yang disertai kemerahan, bengkak, atau lecet pada kulit.
Infeksi jamur seperti Candida albicans dan bakteri seperti Staphylococcus aureus lebih mudah menyerang penderita diabetes karena sistem kekebalan tubuh yang melemah dan kadar gula darah yang tinggi.
Dengan memahami ciri-ciri ini, penderita diabetes diharapkan dapat lebih waspada terhadap gejala kulit dan segera melakukan tindakan pencegahan serta perawatan yang tepat.***