Menteri BUMN Erick Thohir membantah pengangkatan Ifan Seventeen hanya karena popularitas.
"Kita membutuhkan sosok yang bisa membawa PFN lebih dikenal dan berkontribusi bagi perfilman nasional. Dengan latar belakang Ifan, kami melihat ada potensi besar dalam dirinya," tegas Erick.
Masyarakat kini menanti bukti konkret kepemimpinan Ifan. Kesuksesannya akan menjadi indikator apakah keputusan ini tepat atau justru memperburuk kondisi PFN yang sebelumnya diambang kebangkrutan.
Sebagai BUMN perfilman, PFN diharapkan menjadi motor penggerak industri kreatif.
Publik berharap Ifan mampu membawa transformasi positif dan memenuhi ekspektasi sebagai pemimpin perusahaan strategis tersebut.***