Redaksi88.com - Di tengah suasana Ramadhan yang penuh kebersamaan, hidangan manis seringkali menjadi primadona saat buka puasa.
Namun kisah Mpok Atiek menjadi peringatan, bahwa konsumsi gula berlebihan bisa berakibat fatal, terutama bagi penderita diabetes atau mereka yang rentan terhadap lonjakan gula darah.
Baca Juga: Jangan Terlambat Bayar! Ini Waktu Ideal Membayar Zakat Fitrah 2025
Seperti diketahui, komedian senior itu harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami batuk parah yang memicu gula darahnya melonjak hingga 484.
"Gara-gara bukber terus, sampai lupa jaga makan. Lima hari bukber, kepala oleng, batuk parah, iga sakit, meriang. Akhirnya, nggak kuat," ungkap Mpok Atiek di YouTube Selebrita News (24/3/2025) setelah menjalani perawatan enam hari.
Risiko Kesehatan di Balik Manisnya Buka Puasa
Menurut WHO, konsumsi gula berlebihan bisa memberikan energi instan tanpa nutrisi memadai, yang berpotensi menyebabkan:
- Kenaikan berat badan drastis
- Obesitas dan gangguan metabolik
- Diabetes tipe 2
- Masalah gigi dan mulut
- Peningkatan risiko penyakit jantung hingga kanker
Baca Juga: Kopi: Minuman Ajaib atau Silent Killer? Ini Fakta Ilmiah yang Perlu Diketahui
Berapa Batas Aman Konsumsi Gula?
WHO merekomendasikan:
- Maksimal 12 sendok teh (50 gram) per hari untuk dewasa
- Idealnya kurang dari 6 sendok teh (25 gram) untuk manfaat kesehatan optimal
Sebagai gambaran:
- 1 kaleng soda = ±40 gram gula (hampir memenuhi kuota harian)
- 1 porsi kolak pisang = ±30 gram gula
Baca Juga: Richard Lee Gandeng Bobon Santoso, Akan Balas 'Sakit Hati' Warga Palembang dengan Masak 1.000 Ayam
Tips Aman Berbuka dengan Manis
- Utamakan kurma sebagai pemanis alami
- Batasi porsi hidangan manis (maksimal 1 jenis)
- Perbanyak air putih setelah konsumsi gula
- Selang-seling dengan makanan bergizi seimbang
Kisah Mpok Atiek membuktikan bahwa di balik kenikmatan sesaat, ada risiko kesehatan yang mengintai. "Harus lebih ingat umur," pesannya singkat tapi penuh makna.***