Ifan Seventeen Bongkar Masalah Finansial PFN, Utang Puluhan Miliar, THR dan Gaji Karyawan Masih Nunggak

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Minggu, 23 Maret 2025 | 14:56 WIB
Foto Ifan Seventeen untuk perilisan album solo bertajuk ‘17’ pada 17 Februari 2025. (Instagram/ifanseventeen)
Foto Ifan Seventeen untuk perilisan album solo bertajuk ‘17’ pada 17 Februari 2025. (Instagram/ifanseventeen)

Redaksi88.com – Penyanyi Ifan Seventeen, atau Riefian Fajarsyah, mengungkapkan berbagai permasalahan yang sedang dihadapi oleh PT. Produksi Film Negara (PFN). 

Ifan, yang baru-baru ini ditunjuk sebagai Direktur Utama PFN, mengaku bahwa keputusannya bergabung dengan perusahaan tersebut adalah bentuk pengabdiannya.

Penunjukan Ifan sebagai Dirut PFN sempat menimbulkan tanda tanya dari banyak pihak.

Baca Juga: Soal Korupsi PADes Air Sebayur: Kejati Bengkulu Diminta Profesional Menangani Kasus 

Pasalnya, Ifan lebih dikenal sebagai musisi, khususnya sebagai vokalis band Seventeen, ketimbang sebagai seorang aktor atau profesional di industri film.

Dalam unggahan terbarunya pada Jumat, 21 Maret 2025, Ifan mengungkapkan bahwa PFN saat ini sedang menghadapi masalah keuangan yang serius. 

“PFN adalah perusahaan yang masih bleeding,” tulis Ifan.

Baca Juga: Prabowo Diskusikan Pengembangan Pendidikan Islam dengan Ustaz Adi Hidayat dan Delegasi Al Azhar Kairo

Ia menjelaskan bahwa PFN menanggung banyak hutang, termasuk kewajiban pembayaran gaji karyawan yang tertunda. 

“Hutang yang masih menumpuk puluhan miliar, beberapa kewajiban pembayaran gaji ke belakang, hutang vendor, BPJS, hingga THR yang sampai saat ini belum tersampaikan untuk seluruh pegawai,” tulisnya.

Ifan menegaskan bahwa masalah tersebut kini menjadi tanggung jawabnya sebagai Dirut PFN. 

“Ini bukan pekerjaan yang sifatnya ongkang-ongkang kaki lalu dapat gaji. Ke depannya, harus ada komitmen dan kerja keras yang harus saya lakukan sebagai pemimpin baru,” tegasnya.

Baca Juga: Kanit Tipidter Polres Bengkulu Utara Pastikan Harga Bapok di Pasaran Masih Stabil

Ia juga menyatakan bahwa PFN tidak menerima alokasi APBN, sehingga sumber pendapatan perusahaan sepenuhnya bergantung pada pemasukan internal. 

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Sumber: Pemberitaan Media Siber

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X