Redaksi88.com – Pemakaman Ray Sahetapy baru dilaksanakan pada Jumat, 4 April 2025 setelah menunggu kedatangan Surya Sahetapy dari Amerika Serikat.
Surya yang berprofesi sebagai dosen di Amerika harus menempuh perjalanan panjang sekitar 30 jam untuk bisa mengantarkan sang ayah ke tempat peristirahatan terakhir.
Karena lamanya waktu tempuh perjalanan, Surya sempat meminta keluarganya untuk memakamkan Ray tanpa menunggu dirinya.
Baca Juga: Surya Sahetapy Ungkap Momen Lucu dan Kenangan Hangat dengan Sang Ayah Sebelum Meninggal
Kisah mengharukan ini terungkap melalui unggahan Instagram Surya pada Sabtu, 5 April 2025.
Dalam postingannya, ia membagikan serangkaian foto kebersamaan dengan ayahnya, termasuk momen ketika Ray sedang terbaring sakit.
"Ayah, maafkan kami atas kesalahan kami. Anak-anak ayah (lengkap) dan cucu ayah sudah mengantarkan ayah ke tempat peristirahatan terakhir," tulis Surya dalam keterangan foto.
"Oh ya ayah, saya sampaikan ke keluarga kita untuk memakamkan ayah tanpa saya karena waktu perjalanan Rochester, NY - Jakarta menghabiskan hampir 30 jam," jelasnya.
Namun akhirnya, setelah berkonsultasi dengan ahli agama, keluarga memutuskan untuk menunggu kedatangan Surya.
"Alhamdulillah, setelah mereka berkonsultasi dengan ahli agama, akhirnya saya bisa melihat ayah untuk kali terakhir," ungkap Surya.
"Kakak, adik, cucu ayah, serta keluarga ayah sangat luar biasa dalam menjaga ayah. Saya akan selalu menjaga silaturahmi yang sudah membantu ayah," tambahnya penuh haru.
Ray Sahetapy meninggal dunia pada Selasa, 1 April 2025 pukul 21.04 WIB.