REDAKSI88.com – Aktor senior Malaysia, Faizal Hussein, kembali menjadi sorotan publik berkat perannya yang kontroversial dalam serial religi Bidaah.
Dalam serial produksi Viu yang tayang perdana pada 6 Maret 2025 itu, Faizal memerankan Walid Muhammad Mahdi Ilman, seorang pemimpin sekte sesat yang mengklaim diri sebagai Imam Mahdi—figur penyelamat umat Islam di akhir zaman.
Karakter ini langsung memicu perdebatan di kalangan penonton Malaysia karena alur cerita dan beberapa adegannya yang dinilai berani. Namun, Faizal mengaku telah siap menghadapi kontroversi sejak awal.
Baca Juga: Jokowi Kenang Momen Hangat dengan Titiek Puspa: Dari Candaan Hingga Pesan Budi Pekerti
"Saya tidak pernah merasa tertekan dengan pekerjaan saya. Anak-anak juga tidak tertekan dan mereka tidak peduli. Mereka tampaknya mengerti," kata Faizal Hussein, seperti dikutip dari Harian Metro, Jumat (11/4/2025).
Sebagai aktor berpengalaman berusia 57 tahun, Faizal mengaku sudah terbiasa dengan peran-peran yang menantang norma. Justru, menurutnya, peran seperti inilah yang memiliki pesan mendalam.
"Bagi saya, untuk menyadarkan seseorang, kita harus tunjukkan dulu hal-hal yang buruk, baru orang akan sadar dan tidak mengikuti ajaran sesat," tegasnya.
Baca Juga: Andre Taulany Kenang Momen Haru Syuting Terakhir Bersama Titiek Puspa
Faizal juga mengungkap bahwa naskah Bidaah karya Eirma Fatima terinspirasi dari kisah nyata, sehingga ia berusaha maksimal dalam pendalaman karakter,
Termasuk dalam adegan-adegan sensitif seperti sentuhan fisik dan hubungan intim yang tetap disesuaikan dengan batasan syariah di Malaysia.
"Saya menghormatinya [Eirma] dan apa yang dia tunjukkan terinspirasi dari kejadian nyata," ujar Faizal.
Peran ini juga menuntutnya menghafal banyak ayat Al-Qur’an dan monolog panjang. Meski menantang, ia mengaku tidak merasa terbebani.
Baca Juga: Kisah Titiek Puspa, Pahlawan Seni Era 60-an yang Pernah Seharum The Beatles
"Alhamdulillah ini hanya akting," lanjutnya. "Sebelum bikin cerita ini, saya sudah bayangkan kalau ini bakal kayak seperti ini (viral), apalagi adegan-adegan yang kami lakoni. Memang bakal viral, tapi viral yang sehat."