Kisah Titiek Puspa, Pahlawan Seni Era 60-an yang Pernah Seharum The Beatles

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Jumat, 11 April 2025 | 17:00 WIB
Potret musisi legendaris Tanah Air, Titiek Puspa yang berpulang ke sisi-Nya pada Kamis, 10 April 2025.  (Instagram.com/@prabowo)
Potret musisi legendaris Tanah Air, Titiek Puspa yang berpulang ke sisi-Nya pada Kamis, 10 April 2025. (Instagram.com/@prabowo)

REDAKSI88.com  – Dunia musik Indonesia kehilangan salah satu legenda terbesarnya. Titiek Puspa, penyanyi yang namanya pernah bersaing dengan popularitas The Beatles di era 60-an, meninggal dunia pada Kamis (10/4/2025) pukul 16.25 WIB di RS Medistra Jakarta.

Jenazah almarhumah kini disemayamkan di rumah duka di Pancoran, Jakarta Selatan, dan akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jumat (11/4) sekitar pukul 13.00 WIB.

Presiden Prabowo Subianto turut menyampaikan duka. "Semoga almarhumah diberi tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan," tulisnya di Instagram @prabowo, Jumat (11/4).

Baca Juga: Titiek Puspa, Seniman Visioner yang Angkat Derajat Musik Indonesia Saat Barat Meraja

Di puncak karier-nya, Titiek Puspa menjadi bagian dari The Lensoist, grup musik bentukan Presiden Soekarno bersama Bing Slamet, Nien Lesmana, dan Munif A. Bahasuan. 

Grup ini hadir sebagai penyeimbang invasi musik Barat seperti rock 'n' roll dan pop ala Elvis Presley dan The Beatles yang saat itu membanjiri Indonesia.

Soekarno melihat gelombang musik Barat sebagai ancaman Nekolim (Neo-Kolonialisme dan Imperialisme) terhadap identitas budaya Indonesia. 

Baca Juga: Inul Daratista Berbagi Kenangan Terakhir dengan Almarhumah Titiek Puspa: Mendengarkan Curhatnya Sebelum Tampil

Titiek dan The Lensoist kerap diajak dalam kunjungan kenegaraan ke AS, Belanda, dan Prancis untuk mempromosikan musik lenso sebagai representasi seni tradisional Indonesia.

Fenomena yang Meredup di Era Orde Baru

Sayangnya, popularitas lenso perlahan memudar seiring kebijakan De-Soekarnoisasi di masa Orde Baru. 

Warisan budaya Soekarno, termasuk gerakan seninya, banyak yang tersingkir. 

Baca Juga: Keluarga Curhat dan Ikhlas Lepas Kepergian Titiek Puspa: Beliau Sudah Siap Dipanggil Sang Pencipta

Namun, jejak Titiek Puspa sebagai ikon musik Indonesia tetap abadi, membuktikan bahwa di masanya, ia dan rekan-rekannya mampu bersaing dengan derasnya pengaruh musik Barat.

Kini, sang legenda telah berpulang, meninggalkan warisan musik yang tak ternilai bagi bangsa.***

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X