Tips Anak Terserang Kejang-kejang, Lakukan Tindakan Ini

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Minggu, 10 Maret 2024 | 15:04 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

REDAKSI88.COM- Anak-anak pada usia 6 bulan hingga 5 tahun sangat rentan sekali terserang Kejang-kejang karena faktor demam tinggi.

Demam tinggi yang dialami Anak-anak pada usia balita tersebut berakhir Kejang-kejang pada umumnya disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri.

Saat mengalami Kejang-kejang, badan anak/bayi tiba-tiba akan kaku, punggungnya mungkin akan melengkung sementara bagian tubuh dan kepala akan membungkuk ke depan.

Kejadian seperti ini sulit sekali dikenali sebagai kejang, namun biasanya Kejang-kejang terjadi setelah bayi bangun atau dalam keadaan tidak tidur.

Karena bayi yang terserang Kejang-kejang ini sangat jarang sekali terjadi ketika ia dalam kondisi tertidur.

Kejang-kejang pada anak lebih dikenal dengan penyakit step akibat dari kenaikan suhu tubuh atau demam yang cukup tinggi.

Seperti dilansir dari berbagai sumber, jika anak terserang Kejang-kejang jangan panik. Perhatikan beberapa hal ini agar Anda mengetahui apa tindakan yang harus dilakukan dan dihindari pada saat anak terserang Kejang-kejang, sebagai berikut:

  1. Jangan lakukan hal ini saat anak terserang Kejang-kejang.
  • Jangan letakkan apapun di dalam mulut anak. Tidak perlu khawatir lidah akan tertelan.
  • Jangan berikan makanan ataupun minuman pada saat Kejang-kejang.
  • Jangan berusaha untuk menahan tubuh anak pada saat Kejang-kejang.

    2. Lakukan hal ini jika anak terserang Kejang-kejang.

  • Baringkan menghadap ke samping agar air liur atau muntah tidak tertelan.
  • Letakkan alas bantal di bawah kepala anak.
  • Tempatkan anak di alas datar dan tidak ramai orang.
  • Longgarkan pakaian agar anak lebih nyaman untuk bernapas.

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X