Redaksi88.com - Makanan fungsional dikenal luas karena keampuhannya dalam mendukung kesehatan tubuh serta mengurangi risiko penyakit.
Konsep ini pertama kali muncul di Jepang pada tahun 1980-an, bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Jenis-jenis Makanan Fungsional
Makanan fungsional terbagi dalam dua kategori utama, makanan fungsional konvensional dan makanan fungsional modifikasi. Berikut adalah penjelasannya:
Makanan Fungsional Konvensional
Merupakan jenis makanan utuh yang secara alami kaya akan nutrisi penting seperti serat, lemak sehat, vitamin, mineral, dan antioksidan. Contohnya meliputi:
- Buah-buahan, kiwi, pir, apel, pisang, dan jeruk.
- Sayur-sayuran, brokoli, kembang kol, bayam, dan kangkung.
- Kacang-kacangan, almond, mete, pistachio, macadamia, dan kacang Brazil.
- Biji-bijian, biji labu, biji rami, dan biji chia.
- Legume, kacang hitam, buncis, dan lentil.
- Biji-bijian utuh, oat, barley, buckwheat, dan beras merah.
- Makanan laut, ikan salmon, sarden, teri, dan makerel.
- Makanan fermentasi, tempe, kimchi, kefir, dan kombucha.
- Rempah-rempah, kunyit, kayu manis, jahe, dan cabai.
- Minuman, kopi, teh hijau, dan teh hitam.
Makanan Fungsional Modifikasi
Merupakan makanan yang diperkaya dengan nutrisi tambahan untuk memberikan manfaat kesehatan lebih besar. Beberapa contohnya adalah:
Baca Juga: Mengenal Depresi: Jenis, Penyebab, Gejala, dan Faktor Risikonya
- Susu yang diperkaya dengan kalsium
- Yoghurt yang diperkaya dengan vitamin D
- Jus kemasan yang diperkaya dengan vitamin C
- Susu almond atau kacang mete yang diperkaya dengan vitamin D dan kalsium
- Roti dan pasta yang diperkaya dengan zat besi
- Sereal dan granola yang diperkaya dengan vitamin B12
Manfaat Makanan Fungsional Bagi Kesehatan
Berikut adalah beberapa manfaat utama dari makanan fungsional bagi kesehatan:
Baca Juga: Prabowo Tegaskan Komitmen untuk Pemerintahan Bersih: Yang Tak Mau, Minggir!
1. Mencegah Kekurangan Nutrisi
Makanan fungsional kaya akan berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh, membantu mencegah kekurangan gizi yang dapat memicu gangguan kesehatan. Misalnya, mengonsumsi makanan yang diperkaya zat besi, seperti roti atau pasta, dapat mencegah anemia.
2. Melindungi Tubuh dari Penyakit
Selain mencegah kekurangan gizi, makanan fungsional dapat membantu melindungi tubuh dari penyakit kronis. Kandungan antioksidan pada makanan ini berfungsi menetralkan radikal bebas yang merusak sel, menurunkan risiko penyakit jantung, kanker, dan diabetes.
3. Mendukung Pertumbuhan dan Perkembangan Anak
Artikel Terkait
Menjaga Rambut Sehat, Ini 11 Makanan yang Wajib Dikonsumsi
Waspadai! 5 Makanan Ini Berpotensi Penyebab Usus Buntu
Bebaskan Diri dari FOMO! Dampak, Gejala, dan Tips untuk Mengatasinya
Jus Apel dan Tomat, Kombinasi Sehat Penuh Manfaat Kesehatan
Mengenal Depresi: Jenis, Penyebab, Gejala, dan Faktor Risikonya