Waspada! Ini Ciri-Ciri Orang Berbahaya Dalam Pergaulan Menurut Psikologi

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Senin, 16 Desember 2024 | 14:52 WIB
Waspada! Ini Ciri-Ciri Orang Berbahaya Dalam Pergaulan Menurut Psikologi (Foto Ilustrasi/Freepik/Wirestock)
Waspada! Ini Ciri-Ciri Orang Berbahaya Dalam Pergaulan Menurut Psikologi (Foto Ilustrasi/Freepik/Wirestock)

REDAKSI88.com - Dalam membangun hubungan sosial, memilih teman yang tepat menjadi hal penting agar terhindar dari dampak negatif. 

Beberapa orang memiliki sifat atau perilaku yang bisa membahayakan orang lain secara mental maupun fisik. 

Berikut adalah ciri-ciri orang berbahaya menurut psikologi yang perlu diwaspadai, 

Baca Juga: KPK Telusuri Harta Dedy Mandarsyah Buntut Di Balik Kasus Penganiayaan Mahasiswa Koas, Berikut Rinciannya!

1. Manipulatif

Sifat manipulatif membuat seseorang berusaha mencapai tujuan pribadi dengan memanipulasi orang lain tanpa terlihat memanfaatkan. 

Menurut Sosiologi untuk Kesehatan karya Momon Sudarma (hal. 38), pelaku manipulasi menyusun taktik agar orang lain secara tidak sadar “membantu” menjalankan rencana tersembunyinya.

Orang seperti ini seringkali tampak ramah dan cerdas, namun mereka memiliki agenda tersembunyi yang bisa merugikan orang lain.

Baca Juga: Pahami Kriteria Pasien Gawat Darurat Medis Berdasarkan PERMENKES RI No. 47 Tahun 2018

2. Gaslighting

Gaslighting adalah perilaku yang membuat orang lain merasa bersalah meskipun tidak melakukan kesalahan. Pelaku gaslighting, sering disebut sebagai play victim, memutarbalikkan fakta sehingga korban merasa bersalah atau ragu pada diri sendiri.

Orang seperti ini sangat berbahaya karena bisa merusak kepercayaan diri korban, bahkan mengaburkan realitas korban hingga sulit membedakan yang benar dan salah.

3. Berpotensi Menyerang

Orang yang memiliki potensi menyerang, baik secara fisik maupun mental, juga tergolong berbahaya.

Penyerangan fisik: Lebih mudah dikenali, misalnya berupa kontak fisik seperti memukul atau tindakan agresif lainnya.

Penyerangan mental: Membuat seseorang merasa tidak percaya diri, tidak bernilai, atau meragukan kemampuan dirinya sendiri. Serangan ini seringkali dilakukan secara halus sehingga dampaknya sulit terlihat dalam jangka pendek.

Baca Juga: Manoj Punjabi, Raja Industri Film dengan Kekayaan Fantastis Rp25,6 Triliun versi Forbes 2024

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Sumber: Berbagai Sumber

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X