Sejumlah organisasi, termasuk Gerakan Cinta Rakyat (Gencar), turut mendukung dengan menyumbang 300 kilogram daging sapi.
Acara bertajuk "Recovery Sosial Rendang" ini bertujuan memulihkan citra Palembang yang dianggap ternoda akibat konten viral itu. Panitia menargetkan mengolah hingga 1.000 kilogram daging sapi menjadi rendang untuk dibagikan ke masyarakat.
Rencana ini sudah dirancang matang dalam rapat yang terekam di unggahan Instagram @achmad_fuadi_irawa.
"Rapat persiapan makan besar bersama warga Palembang di BKB pada 27-03-2025, yang diinisiasi oleh DPP Gencar Indonesia, Hipmi Kota Palembang, dr. Richard Lee, dan Pemerintah Kota Palembang." tulis Achmad dalam unggahannya.
"Perkiraan 1 ton sapi dan 500 ayam potong untuk 10.000 warga Kota Palembang," jelasnya.
Aksi ini bukan sekadar balasan untuk Willie, tapi juga bukti bahwa warga Palembang sejatinya dermawan dan ramah.
Dengan gelaran makan bersama besar-besaran, mereka ingin tunjukkan bahwa budaya berbagi masih kuat di kota ini.
"Ini bukan sekadar masak besar, ini adalah cara kami menunjukkan solidaritas dan bahwa Palembang adalah kota yang ramah dan dermawan," tambah Susan.
Dengan persiapan serius dan dukungan berbagai pihak, acara ini diharapkan berjalan sukses sekaligus membuktikan bahwa masyarakat Palembang tetap menjunjung tinggi gotong royong dan kebersamaan.***