Kebohongan Kasih Sayang Seorang Ibu, Hargai Perannya dalam Kehidupan

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Senin, 28 Oktober 2024 | 10:57 WIB
Kebohongan Kasih Sayang Seorang Ibu, Hargai Perannya dalam Kehidupan (Foto Ilustrasi/Pexels/Tatiana Syrikova)
Kebohongan Kasih Sayang Seorang Ibu, Hargai Perannya dalam Kehidupan (Foto Ilustrasi/Pexels/Tatiana Syrikova)

Redaksi88.com - Ibu adalah sosok yang sangat penting dalam kehidupan setiap anak. 

Dia bukan hanya seorang perempuan yang melahirkan melalui hubungan biologis, tetapi juga seorang pendidik, pelindung, dan pengasuh yang mendidik dan membesarkan anak-anaknya dengan penuh kasih sayang. 

Panggilan "ibu" tidak hanya diberikan kepada perempuan yang secara biologis merupakan orang tua, tetapi juga kepada mereka yang mengisi peranan ini dengan cinta dan perhatian yang tulus.

Dalam ajaran Islam, posisi ibu sangat dihormati. Al-Qur'an menggarisbawahi pentingnya berbakti kepada ibu, bahkan menyatakan bahwa penghormatan kepada ibu harus ditempatkan di atas penghormatan kepada bapak. 

Baca Juga: Memahami Khitan, 8 Tips Mengatasi Ketakutan Anak Saat Disunat

Dalam surat Luqman ayat 14, Allah berfirman, "Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Ku lah kamu kembali."

Rasulullah SAW juga menekankan pentingnya menghormati ibu melalui hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah. 

Ketika seorang lelaki bertanya kepada Nabi tentang siapa yang harus dia hormati terlebih dahulu, Nabi menjawab, "Ibumu," dan ini diulang tiga kali sebelum menyebutkan "Ayahmu." Ini menunjukkan betapa tinggi derajat seorang ibu dalam pandangan Islam.

Kebohongan yang Mengandung Kasih Sayang

Baca Juga: Warga Magelang Tumpah Ruah Sambut Prabowo Usai Retreat Kabinet Merah Putih, Kehangatan Pemimpin dan Rakyat Terjalin Erat

Namun, dibalik semua pengorbanan dan kasih sayang yang diberikan, ada kebohongan kecil yang sering dilontarkan seorang ibu untuk melindungi dan membahagiakan anak-anaknya. 

Berikut adalah beberapa contoh kebohongan yang biasanya diucapkan oleh seorang ibu:

1. Ketika makanan di meja makan kurang, ibu akan berkata, "Cepatlah makan, Ibu tidak lapar." Meskipun sebenarnya dia rela mengorbankan kenyang untuk anaknya.

2. Saat makan, ibu sering menyisihkan potongan daging atau ikan untuk anaknya dengan mengatakan, "Ibu tidak suka! Makanlah, nak!" Padahal, dia ingin memberikan yang terbaik bagi anaknya.

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X