Mengingat Allah di Setiap Suasana: Ini Tiga Tingkatan Pengabulan Doa

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Rabu, 23 Oktober 2024 | 15:09 WIB
Mengingat Allah di Setiap Suasana: Ini Tiga Tingkatan Pengabulan Doa  (Foto Ilustrasi/Pexels/Alena Darmel)
Mengingat Allah di Setiap Suasana: Ini Tiga Tingkatan Pengabulan Doa (Foto Ilustrasi/Pexels/Alena Darmel)

Redaksi88.com - Dalam kehidupan sehari-hari, sifat manusia yang seringkali terlupakan adalah mengingat Allah SWT, terutama saat keadaan sulit. 

Banyak orang cenderung berdoa dan mencari pertolongan-Nya ketika berada dalam kesusahan, sementara saat lapang dan bahagia, mereka seringkali lupa untuk bersyukur dan mengingat Sang Pencipta. 

Ini merupakan sebuah kecenderungan yang perlu diperbaiki, khususnya bagi setiap muslim dan muslimah.

Baca Juga: Sosok Gus Miftah: Dari Panggung Marjinal ke Istana, Ustaz Inklusif yang Mengemban Misi Kerukunan Beragama

Sebagai umat yang beriman, seharusnya kita senantiasa mengingat Allah SWT, baik dalam keadaan senang maupun susah. 

Kebiasaan berdoa sebaiknya dipupuk sejak dini, terutama ketika dalam kondisi lapang. 

Hal ini tidak hanya akan mendekatkan diri kita kepada Allah, tetapi juga diyakini dapat mempercepat pengabulan doa-doa kita.

Baca Juga: Kopi Lebih dari Sekadar Minuman, Ampasnya Punya Segudang Manfaat untuk Kecantikan

Rasulullah SAW pernah bersabda, “Barang siapa yang suka Allah mengabulkan doanya ketika susah dan menderita, maka hendaknya ia memperbanyak doa ketika lapang.” (HR. Tirmidzi). Dari hadis ini, jelas terlihat bahwa ada keutamaan besar dalam memperbanyak doa ketika kita berada dalam kondisi baik.

Allah Sebagai Pilihan Utama

Seringkali, kita menjadikan Allah SWT sebagai pilihan terakhir saat mengalami kesulitan. 

Padahal, seharusnya Dia menjadi pilihan utama dalam setiap aspek kehidupan kita, termasuk saat kita sedang bahagia atau sebaliknya. 

Baca Juga: Viral Warga Antusias Pasang Foto Presiden Prabowo di Sekolah hingga Rumah

Mengingat Allah bukan hanya saat kita membutuhkan pertolongan, tetapi juga saat kita merasa cukup dan bahagia.

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X