Sosok Gus Miftah: Dari Panggung Marjinal ke Istana, Ustaz Inklusif yang Mengemban Misi Kerukunan Beragama

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Rabu, 23 Oktober 2024 | 11:53 WIB
KH. Miftah Maulana Habiburrahman, S.Pd atau Gus Miftah.  (Instagram.com/gusmiftah.story)
KH. Miftah Maulana Habiburrahman, S.Pd atau Gus Miftah. (Instagram.com/gusmiftah.story)

Redaksi88.com- KH. Miftah Maulana Habiburrahman, S.Pd atau Gus Miftah, dikenal sebagai ustaz yang tidak konvensional, kembali mencetak sejarah baru dalam kariernya dengan dilantik sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan pada tahun 2024.

Pengangkatan ini bukan hanya mengukuhkan pengaruhnya di ranah sosial dan keagamaan, tetapi juga memperkuat peran negara dalam merawat harmoni beragama di tengah keberagaman Indonesia.

Dalam peran barunya ini, Gus Miftah dihadapkan dengan tantangan baru, yakni merawat kerukunan lintas agama serta mengembangkan infrastruktur keagamaan yang inklusif dan merata.

Baca Juga: Mengatasi GERD, Panduan Praktis untuk Meredakan Asam Lambung Kambuh

Misi Kerukunan Beragama

Mengatasi Polarisasi Sosial Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia kerap kali dihadapkan pada isu polarisasi agama yang semakin tajam.

Dalam konteks ini, Presiden Prabowo memilih sosok Gus Miftah karena keahliannya dalam menjembatani berbagai kelompok, termasuk kalangan yang termarjinalkan.

Gus Miftah bukanlah tokoh agama yang hanya menyasar kelompok Islam mainstream, namun dia dikenal karena mampu mengintegrasikan kalangan marjinal dalam dakwahnya.

Hal ini menunjukkan bahwa ia memiliki kapasitas besar untuk menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang.

Sebagai utusan khusus, tugas Gus Miftah mencakup upaya untuk mendorong dialog antaragama, mengurangi ketegangan sektarian, dan mempromosikan toleransi di tengah pluralisme agama yang ada di Indonesia.

Baca Juga: Siapa Sosok H. Setiawan Ichlas Ditunjuk Sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Perbankan, Simak Ulasan Berikut Ini

Posisinya ini tidak lepas dari rekam jejaknya yang kerap kali mengambil sikap inklusif, berusaha merangkul semua golongan—baik muslim maupun non-muslim—dalam membangun harmoni.

Sebagai salah satu contoh, Gus Miftah beberapa kali muncul dalam forum lintas agama, memberikan pandangan moderat yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

Pembinaan Sarana Keagamaan

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X