REDAKSI88.com – Presiden RI Prabowo Subianto menargetkan sektor otomotif nasional mampu melahirkan merek unggulan atau "national champion" yang dapat bersaing di pasar internasional.
Hal tersebut disampaikan Presiden guna mendorong Indonesia agar tidak hanya menjadi pasar, melainkan produsen utama kendaraan di dunia.
Dalam pidatonya saat meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik PT VKTR Sakti Industries di Magelang, Kamis (9/4/2026), Prabowo membandingkan ambisi tersebut dengan kesuksesan industri otomotif di Jepang dan Korea Selatan.
Baca Juga: Kementerian HAM dan ICCN Jajaki Kolaborasi Global Perkuat Hak Dasar di Kota Kreatif
“Kalau Jepang punya Isuzu, punya Hino, kalau Korea punya Hyundai, Daewoo. Saya berharap berapa tahun lagi kita akan melihat VKTR sebagai champion, salah satu champion dari Indonesia,” ujar Prabowo.
Presiden menekankan bahwa pencapaian tersebut merupakan bagian dari strategi besar industrialisasi nasional.
Menurutnya, penguasaan teknologi harus diwujudkan menjadi kekuatan industri nyata guna memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.
Baca Juga: Pemerintah Perketat Pengawasan Harga Pangan Hadapi Dampak El Nino
“Saya rasa industrialisasi adalah bagian akhir daripada suatu kebangkitan teknologi suatu bangsa. Teknologi harus diolah menjadi industri sehingga bermanfaat bagi suatu bangsa,” tegasnya.
Sebagai bentuk komitmen, Prabowo memastikan pemerintah akan memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan industri otomotif nasional, termasuk dalam memitigasi berbagai tantangan yang dihadapi oleh para pelaku usaha di lapangan.
“Saya terus akan memantau progres saudara. Kalau ada kesulitan-kesulitan, saudara punya banyak jalur. Sampaikan, kita akan selesaikan karena ini saya anggap suatu industri yang sangat penting,” imbuhnya.
Baca Juga: Pemerintah Susun Dua RPerpres untuk Atur Peta Jalan dan Etika AI
Menutup arahannya, Presiden menyatakan rasa optimistisnya terhadap masa depan ekonomi Indonesia yang saat ini sedang memasuki fase kebangkitan besar.
“Indonesia sedang bangkit. This giant is waking up. We will not be anymore the sleeping giant. We are rising,” pungkas Prabowo.***
Artikel Terkait
Pemerintah Susun Dua RPerpres untuk Atur Peta Jalan dan Etika AI
Pemerintah Perketat Pengawasan Harga Pangan Hadapi Dampak El Nino
Zaskia Adya Mecca Keluhkan Ketidakjelasan Prosedur Sidang di Pengadilan Militer Jakarta
Terkait Viralnya Ribuan Motor Trail-Listrik Berlogo BGN di Media Sosial, Kepala BGN Beri Penjelasan Begini
Kementerian HAM dan ICCN Jajaki Kolaborasi Global Perkuat Hak Dasar di Kota Kreatif