Mengapa AI seperti GPT-4 begitu boros listrik? GPT-4 tidak hanya memahami bahasa, tetapi juga memproses gambar dan konteks percakapan.
Selain itu, membutuhkan pendingin khusus (AC industri & pendingin cair) untuk menjaga suhu server, dan selain listrik, ada biaya infrastruktur, pemeliharaan, dan keamanan data.
Meskipun kata seperti "tolong" dan "terima kasih" terlihat kecil, setiap karakter yang dimasukkan pengguna meningkatkan beban pemrosesan AI.
Akibatnya, biaya listrik dan komputasi bertambah, yang akhirnya memengaruhi pengeluaran OpenAI secara keseluruhan.
Sam Altman tidak melarang pengguna untuk bersikap sopan, tetapi pernyataannya menyoroti betapa mahalnya operasional AI mutakhir.
Dengan konsumsi energi yang sangat besar, setiap interaksi pengguna—bahkan sekadar menambahkan kata-kata tambahan—berkontribusi pada biaya operasional yang mencapai puluhan juta dolar.
Fakta ini juga mengingatkan kita bahwa perkembangan AI tidak hanya tentang kecanggihan, tetapi juga dampak lingkungan dan ekonomi di balik layar.***