Menurut laporan Healthline, sebagian besar kekhawatiran tersebut tidak terbukti secara ilmiah.
"Studi besar yang melibatkan lebih dari 12 ribu orang dewasa menemukan tidak ada hubungan antara konsumsi protein, baik hewani maupun nabati, dengan risiko penyakit jantung," terangnya.
Studi ilmiah pada 2020 juga menunjukkan tidak ada kaitan antara asupan protein tinggi dengan risiko kematian akibat penyakit jantung.
Baca Juga: 5 Game Penghasil Saldo Dana Gratis 2025, Tetap Cuan Tanpa Keluar Modal!
Analisis terbaru tahun 2023 pun memperkuat temuan tersebut untuk risiko stroke maupun kematian kardiovaskular.
Isu lain yang kerap diperdebatkan adalah kesehatan tulang, namun, riset terbaru justru menemukan bahwa konsumsi protein lebih tinggi berkaitan dengan kepadatan tulang yang lebih baik serta risiko patah tulang pinggul yang lebih rendah.
Kesimpulannya, mengonsumsi lebih banyak protein pada dasarnya tidak berbahaya bagi kebanyakan orang.
Meski demikian, sebelum memutuskan menjalani diet tinggi protein, disarankan untuk tetap berkonsultasi dengan tenaga kesehatan atau ahli gizi agar pola makan seimbang sesuai kebutuhan tubuh.***
Artikel Terkait
Tips Memilih Foundation untuk Kulit Sawo Matang agar Tampil Stunning, Jangan Sampai Salah Shade!
Investasi Emas Online, Cara Kekinian Menabung Emas dengan Mudah
Tarif Impor 39 Persen dari Trump Hentikan Ekspor Emas Batangan ke AS
Mengulik Kandungan Bahan Aktif Obat Nyamuk: Amankah bagi Kesehatan?