Redaksi88.com - Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah ancaman kesehatan global yang kian meningkat. Pada 2019, diperkirakan 1,36 miliar orang di seluruh dunia mengalami kondisi ini, lebih dari dua kali lipat sejak 1990.
Kondisi Hipertensi ditandai dengan meningkatnya tekanan aliran darah di arteri melebihi batas normal, yaitu diatas 140/90 mmHg, yang menyebabkan beban berat pada jantung dan pembuluh darah, dan berisiko memicu komplikasi serius seperti penyakit jantung, stroke, serta penyakit ginjal kronis.
Menjaga tekanan darah tetap terkendali adalah kunci bagi kesehatan kardiovaskular. Selain aktivitas fisik dan menjaga berat badan ideal, penderita hipertensi juga perlu mengatur pola makan yang sehat. Tidak semua makanan memberikan dampak positif, sebagian justru dapat memperparah kondisi ini.
Jenis-Jenis Makanan yang Harus Dihindari
Seperti dilansir dari laman Health, berikut adalah daftar makanan yang sebaiknya dihindari untuk menjaga tekanan darah tetap stabil.
1. Makanan Asin
Makanan tinggi garam atau natrium adalah musuh utama bagi penderita hipertensi. Natrium yang berlebihan dalam tubuh dapat menahan cairan, yang meningkatkan volume darah dan menambah tekanan pada dinding arteri.
Kondisi ini berpotensi menyebabkan penyakit jantung dan stroke. Pedoman Diet Amerika 2020-2025 menyarankan orang dewasa sehat untuk membatasi asupan natrium hingga 2.300 mg per hari.
Contoh makanan asin yang perlu dihindari meliputi daging olahan, sup kalengan, makanan ringan kemasan, dan makanan cepat saji seperti pizza dan burger.
2. Makanan dengan Lemak Jenuh Tinggi
Lemak jenuh diketahui meningkatkan risiko tekanan darah tinggi. Lemak jenuh menyebabkan penumpukan plak di arteri, yang menyempitkan pembuluh darah dan menghambat aliran darah.
Untuk menjaga arteri tetap sehat, batasi konsumsi lemak jenuh hingga di bawah 10% dari asupan kalori harian. Hindari potongan daging berlemak, makanan yang digoreng, dan produk susu berlemak tinggi.
Baca Juga: Prabowo Disambut Meriah oleh Mahasiswa Indonesia di Beijing, Momen Selfie Bersama Jadi Sorotan
3. Makanan dengan Gula Tambahan
Makanan yang kaya gula tambahan dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan resistensi insulin, yang keduanya memperburuk tekanan darah. Konsumsi gula yang berlebihan juga berisiko meningkatkan peradangan dalam tubuh.
Untuk mengelola tekanan darah, batasi konsumsi gula tambahan hingga kurang dari 10% dari total kalori harian. Hindari yogurt, sirup, dan buah kalengan yang dikemas dalam sirup.
4. Minuman Manis
Minuman manis berkontribusi pada peningkatan risiko tekanan darah tinggi, terutama karena kandungan gula yang tinggi dapat menyebabkan lonjakan glukosa darah yang membahayakan kesehatan kardiovaskular.
Artikel Terkait
Ternyata Ini 6 Manfaat Buah Belimbing yang Baik untuk Kesehatan
Ini 7 Rekomendasi Buah - Buahan Terbaik untuk Mendukung Kesehatan Tubuh
Tips Menjaga Daya Tahan Tubuh di Tengah Perubahan Cuaca
Bahaya Duduk Terlalu Lama bagi Kesehatan, Kenali Risikonya
Minum Kopi Tetap Aman bagi Penderita GERD, Ini Tipsnya!