Mengapa Penderita HMPV Perlu Isolasi Meski Tak Sebahaya Covid-19? Simak Alasannya

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Kamis, 9 Januari 2025 | 10:49 WIB
Foto Ilustrasi orang isolasi diri. (Freepik)
Foto Ilustrasi orang isolasi diri. (Freepik)

REDAKSI88.com - Human Metapneumovirus (HMPV) kini mulai terdeteksi di Indonesia, dengan sejumlah kasus yang dilaporkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). 

Virus pernapasan ini dikenal dapat menyebabkan gangguan pernapasan yang cukup serius, terutama pada anak-anak, lansia, dan individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Dijelaskan oleh Kemenkes bahwa MPV pertama kali ditemukan pada tahun 2001 dan sejak saat itu telah menjadi penyebab utama infeksi saluran pernapasan akut di berbagai belahan dunia.

Baca Juga: Sepakat Masuki Era Baru, Exco PSSI dan Pengamat: Timnas Indonesia Wajib Move On Demi Tiket Piala Dunia 2026

Di Indonesia, kasus HMPV mulai mencuat pada beberapa bulan terakhir, terutama selama musim peralihan cuaca yang rentan terhadap penyebaran virus pernapasan.

Karena kasus tersebut ramai, Kemenkes mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan melakukan langkah pencegahan untuk mengurangi risiko penularan. 

Seperti virus pernapasan lainnya, HMPV dapat menular melalui droplet (percikan ludah) yang keluar saat batuk atau bersin, serta melalui kontak langsung dengan penderita atau permukaan yang terkontaminasi. 

Baca Juga: Kasus Perjadin DPRD Bengkulu Utara Tahun 2023 Naik Status ke Tahap Penyidikan

Mengingat belum adanya vaksin khusus untuk HMPV, langkah pencegahan seperti menjaga kebersihan tangan, memakai masker, dan menghindari kontak dengan orang sakit sangat dianjurkan. 

Pengenalan terhadap HMPV yang lebih luas di Indonesia penting agar masyarakat lebih siap dalam menghadapinya dan dapat mengurangi dampak penularannya.

Apakah Penderita HMPV Perlu Melakukan Isolasi?

Penderita Human Metapneumovirus (HMPV) umumnya disarankan untuk melakukan isolasi hingga mereka pulih secara klinis.

Baca Juga: Fakta Baru tentang Virus HMPV, Mirip Covid-19 dan Sulit Diobati, Begini Cara Mendiagnosisnya!

Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyebaran HMPV, yang merupakan virus pernapasan yang dapat menyebabkan penyakit serius pada anak-anak, lansia, dan individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Dalam pengaturan layanan kesehatan, CDC merekomendasikan untuk mengikuti Pedoman Isolasi Tahun 2007 guna mencegah penularan agen infeksi.

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Sumber: cdc.gov

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X