REDAKSI88.com – Timnas Indonesia dijadwalkan melakoni laga uji coba menghadapi Lebanon di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Senin, 8 September 2025, pukul 20.30 WIB.
Pertemuan ini menjadi momen perdana bagi Garuda dan Lebanon di level senior. Bagi Indonesia, duel tersebut dipandang sebagai ujian penting, terlebih sang lawan dikenal sebagai salah satu tim kuat di kawasan Timur Tengah.
Menjelang pertandingan, sorotan khusus datang dari media ternama Lebanon, Al-Akhbar. Media tersebut menilai skuad asuhan Patrick Kluivert kini dipenuhi pemain keturunan dengan latar belakang pendidikan sepakbola Belanda.
"Lebanon melawan didikan Belanda di wilayah Indonesia," tulis Al-Akhbar dalam artikelnya yang terbit pada Senin, 8 September 2025.
Media itu juga menyinggung adanya keterikatan historis yang membuat banyak pemain berdarah Belanda kini memperkuat Merah Putih.
"Di sana, kota yang mencintai sepakbola, lahirlah ikatan kultur sepakbola dengan Belanda, yang menjajah mereka sampai merdeka pada 1945. Saat Belanda disebut, kejayaan lahir dan segalanya mungkin di lapangan hijau," tulis Al-Akhbar.
Baca Juga: Antusiasme Anak-anak Sambut Prabowo saat Resmikan 17 Stadion Sepak Bola di Sidoarjo
Selain menyoroti para pemain, Al-Akhbar juga mengaitkan keberadaan Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia dengan hubungan panjang Indonesia–Belanda.
"Oleh karena itu, Indonesia terhubung kembali dengan Belanda, dengan mantan pemain Barcelona dan Belanda Patrick Kluivert kini memimpin staf pelatih yang termasuk 14 orang Belanda," lanjut Al-Akhbar.
Lebih jauh, media asal Lebanon itu menilai strategi Indonesia merekrut pemain keturunan dari Belanda sebagai langkah untuk mengerek performa di level Asia.
"Hal paling positif adalah rekrutmen pemain berdarah Indonesia dari Liga Belanda, belum lagi grup pemain profesional yang ada di level tertinggi Eropa, spesifiknya di Liga Jerman, Italia, Prancis, Inggris, dan tempat lainnya," sebut Al-Akhbar.
Komentar tersebut sontak menjadi perhatian publik sepakbola nasional, terutama para pendukung Garuda, jelang laga FIFA Matchday yang juga dimanfaatkan sebagai persiapan menuju babak lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026.