REDAKSI88.com - Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, memberikan pesan menyentuh jelang laga panas Garuda kontra Irak di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung pada Minggu dini hari, 12 Oktober 2025.
Dalam podcast YouTube The Haye Way yang tayang pada Sabtu, 11 Oktober 2025, Jay mengingatkan rekan-rekannya agar tetap fokus, menyingkirkan ego pribadi, serta bermain sepenuh hati demi Garuda.
Pesan tersebut muncul setelah kekalahan Timnas Indonesia 2–3 dari Arab Saudi, yang membuat peluang skuad Merah Putih menuju Piala Dunia 2026 semakin menipis.
Meski begitu, Jay menegaskan bahwa semangat tim asuhan pelatih Patrick Kluivert tidak luntur. Ia menilai seluruh pemain akan terus berjuang hingga akhir.
“Mentalitasnya selalu sama, emosinya, kekecewaan dari pertandingan, dan kami hanya perlu fokus pada pertandingan berikutnya, tinggalkan semuanya di belakang,” ujar Jay Idzes.
Bek klub Sassuolo itu juga berpesan kepada para suporter agar terus memberikan dukungan, bahkan lebih besar dari sebelumnya, untuk membakar semangat para pemain Garuda.
“Kami membutuhkan dukungan Anda untuk pertandingan berikutnya, karena ini sangat penting, dan Anda tidak pernah tahu apa yang bisa terjadi,” imbuhnya.
Pidato yang Membakar Semangat Tim
Dalam kesempatan yang sama, terungkap pula pidato berapi-api Jay Idzes jelang laga kontra Arab Saudi. Pidato itu disebut membekas di hati para pemain, termasuk kiper Maarten Paes.
Menurut Paes, kata-kata sang kapten berhasil membakar semangat seluruh skuad dalam pertandingan krusial yang berakhir dengan skor 2–3.
“Jay menyampaikan pidato yang hebat sehari sebelum pertandingan. Dia berkata seperti, besok tidak ada kata masing-masing, tidak ada ego yang terlibat. Kita semua berjuang untuk tujuan yang sama,” ungkap Paes dalam podcast yang sama.
Baca Juga: Kekalahan Timnas Indonesia Disusul Pemecatan Shin Tae-yong dari Ulsan HD
Paes menambahkan bahwa Jay Idzes juga menegaskan dirinya tidak peduli siapa yang mencetak gol kemenangan.
“Ini semua untuk Garuda, untuk tujuan besar kita,” lanjut Paes menirukan pidato berapi-api sang kapten.
Artikel Terkait
Menanti Ketajaman Romeny: Antara Cedera, Harapan, dan Laga Hidup Mati di Jeddah
5 Fakta di Balik Crash Marc Marquez di MotoGP Mandalika 2025: Dari Perpanjang Kutukan hingga Potensi Cedera Bahu
Peluang Menang Timnas Indonesia di Round 4 Dinilai Hanya 5 Persen: Meski Tipis, tapi Masih Ada Asa
Wasit Ahmad Al Ali dan Kontroversi yang Bayangi Laga Indonesia vs Arab Saudi di Round 4, PSSI Soroti Isu Netralitas
Kekalahan Timnas Indonesia Disusul Pemecatan Shin Tae-yong dari Ulsan HD
Imbas Protes Penolakan, Enam Atlet Israel Batal Tampil Ajang Artistic Gymnastics World Championship 2025 di Jakarta