daerah

Bank Bengkulu Gelar RUPS Tahunan 2024, Tunjukkan Kinerja Keuangan Positif dan Transformasi Berkelanjutan

Jumat, 21 Maret 2025 | 10:39 WIB
Bank Bengkulu. (Istimewa)

REDAKSI88.com - PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bengkulu, atau yang lebih dikenal sebagai Bank Bengkulu, kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah.

Hal ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2024 dan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) lainnya pada Kamis, 20 Maret 2025.

Acara tersebut digelar di Aula Moechtar Azehari, Graha Bank Bengkulu Lantai 7, dan dihadiri oleh para pemegang saham, termasuk Gubernur Bengkulu selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP), Direktur Bank bjb, seluruh kepala daerah kabupaten dan kota, serta pemegang saham seri B.

Baca Juga: Soal DPR Sahkan RUU TNI, Menhan Perjelas Batasan Prajurit Aktif untuk Memasuki Ranah Jabatan Sipil

Kinerja Keuangan yang Menggembirakan

Bank Bengkulu mencatat kinerja keuangan yang positif sepanjang tahun 2024. Total aset bank tumbuh sebesar 14,54% (year-on-year) menjadi Rp10,35 triliun, meningkat dari Rp9,042 triliun pada tahun sebelumnya.

Laba bersih audited yang berhasil dicatatkan mencapai Rp100,34 miliar. 

Selain itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun oleh Bank Bengkulu juga mengalami peningkatan signifikan sebesar 16,17% menjadi Rp8,20 triliun, naik dari Rp7,06 triliun pada periode 2023.

Kinerja keuangan ini juga tercermin dari beberapa rasio keuangan penting. Return on Asset (ROA) Bank Bengkulu mencapai 1,29%, Return on Equity (ROE) sebesar 7,39%, dan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 25,13%. 

Hal ini menunjukkan penguatan permodalan yang signifikan, dengan total modal inti per 31 Desember 2024 mencapai Rp1,46 triliun.

Baca Juga: Prabowo Bagikan Momen Nonton Timnas Indonesia VS Australia di Akun Instagramnya, Berikan Dukungan Moril

Transformasi dan Tata Kelola Perusahaan yang Kuat

Bank Bengkulu terus berfokus pada transformasi internal, termasuk perbaikan tata kelola perusahaan dengan menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG). 

Prinsip ini menjadi landasan penting dalam meningkatkan struktur, proses, dan hasil tata kelola perusahaan. 

Hasil penilaian tingkat kesehatan Bank Bengkulu berada pada peringkat 2, yang mengindikasikan bahwa bank berada dalam kondisi sangat sehat dan mampu menghadapi pengaruh negatif dari perubahan kondisi bisnis serta faktor eksternal lainnya.

Di sisi bisnis, Bank Bengkulu terus memperluas dan mengoptimalkan jaringan bisnisnya ke instansi vertikal. 

Halaman:

Tags

Terkini