daerah

Longsor Bukit di Mrebet Timpa Tiga Rumah, Satu Warga Meninggal Dunia dan Satu Luka-Luka

Selasa, 14 April 2026 | 09:13 WIB
Bencana tanah longsor melanda Dusun Pondok Nangka, Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet. (Foto: Istimewa)

REDAKSI88.com – Bencana tanah longsor melanda Dusun Pondok Nangka, Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, pada Minggu (12/4/2026) pagi.

Peristiwa yang dipicu curah hujan tinggi ini mengakibatkan satu orang warga meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka-luka setelah material longsor menimpa tiga rumah warga.

Insiden tragis tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Saat kejadian, dua orang saksi yakni Ibu Yanti (38) dan Ibu Kasini (35) sedang memasak bersama di dapur rumah salah satu keluarga.

Tiba-tiba, lereng bukit setinggi 12 meter yang berada di belakang rumah longsor dan membawa material batuan besar.

Baca Juga: Viral Curhatan Seorang Ibu di Way Kanan Lampung, Sang Anak Diduga Kecanduan Judol dan tinggalkan Utang Rp19 Juta

Nahas, Ibu Yanti terjebak dan terhimpit material batu serta meja dapur hingga menderita luka berat di bagian kepala. Meski sempat dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Bobotsari, nyawanya tidak tertolong.

Sementara itu, Ibu Kasini mengalami luka pada bagian kaki dan saat ini tengah menjalani perawatan di PKM Serayularangan.

Berdasarkan asessmen BPBD Purbalingga, longsor ini dipicu oleh hujan lebat serta kondisi lereng yang merupakan bekas galian tambang rakyat.

Dampaknya, dua rumah mengalami rusak berat dan satu rumah rusak sedang pada bagian dapur. Total kerugian bangunan ditaksir mencapai lebih dari Rp127 juta, termasuk kerusakan satu kandang ternak.

Baca Juga: Tim Gabungan Ringkus Pencuri Spesialis Ponsel di Bengkulu, Dua Penadah Ikut Diamankan

"Saat ini, sebanyak 3 KK dengan total 11 jiwa terpaksa mengungsi ke tempat kerabat yang lebih aman karena kondisi tanah di lokasi kejadian belum stabil," lapor tim BPBD.

BPBD Purbalingga bersama unsur TNI, Polri, dan relawan telah melakukan koordinasi untuk penanganan lanjutan.

Pembersihan material longsor batuan besar belum dapat dilakukan dalam waktu dekat guna menunggu rekomendasi teknis dari tim Geologi Unsoed demi keamanan petugas dan warga.

Pemerintah desa dan pihak terkait kini tengah mengupayakan bantuan logistik mendesak bagi para pengungsi, terutama kebutuhan untuk tiga orang anak yang ikut terdampak dalam musibah tersebut.***

Tags

Terkini