REDAKSI88.com, Bengkulu Utara- Selama lebih dari sepuluh tahun, konflik mengakar antara warga Pekal dan PT Agricinal terus menjadi polemik panjang. Berlarut-larut tanpa solusi jelas, yang dampaknya sangat dirasakan masyarakat.
Di bawah kepemimpinan Bupati Mian, masalah ini belum menemukan titik terang. Kehadiran Pj Bupati Bengkulu Utara Andi Muhammad Yusuf memunculkan harapan baru bagi warga dalam hitungan minggu.
Pj Bupati tidak hanya hadir sebagai simbol kepemimpinan baru. Ia menunjukkan langkah-langkah konkrit untuk menyelesaikan konflik yang terasa tak berujung ini dengan cepat dan tegas.
Baca Juga: Pj Bupati Bengkulu Utara Turun Gunung Temui Warga Pekal Selesaikan Konflik Agraria PT Argricinal
Dalam upaya tegasnya, Pj Bupati langsung turun ke lokasi konflik bersama jajaran terkait. Mereka melakukan pengecekan serta pengukuran ulang HGU PT Agricinal yang dipersoalkan warga.
Turun langsung ke lapangan bukan sekadar formalitas, tetapi bukti nyata komitmen pemerintah daerah. Komitmen ini untuk menuntaskan konflik berkepanjangan yang telah banyak merugikan masyarakat.
Banyak warga terkena dampak hukum, bahkan kasus penembakan terjadi akibat konflik ini. Kedatangan Pj Bupati disambut antusias oleh ratusan warga yang merindukan keadilan.
Baca Juga: Prabowo Temui Biden, Indonesia-AS Majukan Pendidikan Sains hingga Kewirausahaan
Sosri, Ketua Forum Masyarakat Bumi Pekal, menyampaikan apresiasinya. “Kami sangat mengapresiasi komitmen Pj Bupati dan Pemkab Bengkulu Utara untuk menyelesaikan masalah ini,” ungkapnya.
Selama bertahun-tahun, konflik ini membawa dampak buruk bagi warga, termasuk masalah hukum hingga kekerasan. Dengan langkah cepat, harapan warga akan keadilan semakin besar.
“Kami sangat berharap langkah ini dimudahkan agar segala masalah dapat terselesaikan,” tambah Sosri.
Baca Juga: Prabowo Temui Biden dan Xi Jinping, Program Makan Bergizi Gratis Didukung AS dan Tiongkok
Langkah ini tidak hanya bentuk kepedulian pemerintah pada warganya, tetapi juga sebagai upaya memperbaiki hubungan masyarakat dengan perusahaan perkebunan.
Pengukuran ulang dan penetapan titik koordinat HGU yang tepat diharapkan menyelesaikan konflik panjang ini. HGU selama ini menjadi sumber ketegangan antara warga dan perusahaan.