SBY Kenang Proyek Album Bersama Titiek Puspa Sebelum Sang Maestro Meninggal, Ungkap Lirik Penuh Makna

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Jumat, 11 April 2025 | 20:00 WIB
Potret seniman kenamaan Tanah Air Titiek Puspa yang meninggal dunia pada Kamis, 10 April 2025.  (Instagram.com/@titiekpuspa_official)
Potret seniman kenamaan Tanah Air Titiek Puspa yang meninggal dunia pada Kamis, 10 April 2025. (Instagram.com/@titiekpuspa_official)

REDAKSI88.com – Mantan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengunjungi rumah duka Titiek Puspa di Pancoran, Jakarta, Jumat (11/4/2025), menyusul meninggalnya legenda musik Indonesia itu pada Kamis (10/4/2025).

Dalam kunjungannya, SBY mengungkapkan bahwa dirinya dan almarhumah sempat mempersiapkan sebuah album kolaborasi sebelum sang musisi berpulang.

"Ibu Titiek melantunkan sebuah lagu dengan pesan moral yang sangat baik," kata SBY kepada media di lokasi.

Baca Juga: Kisah Titiek Puspa, Pahlawan Seni Era 60-an yang Pernah Seharum The Beatles

Menurut SBY, lagu tersebut berisi ajakan untuk menyelamatkan bumi. Sayangnya, proyek itu belum sempat terealisasi karena sang maestro keburu dipanggil Yang Maha Kuasa.

"Saat rekaman, beliau terlihat bahagia. Ini adalah takdir Allah bahwa beliau dipanggil sebelum lagu itu selesai," ujarnya.

SBY kemudian membagikan cuplikan lirik lagu yang dinyanyikan Titiek Puspa, menggambarkan pesan persatuan dan harapan kepada Tuhan.

"'Raise your hand, up and pray to the One that we pray' artinya, mari kita menadahkan tangan kepada Yang Maha Kuasa," jelas SBY.

Baca Juga: Prabowo Kenang Titiek Puspa: Musisi Legendaris yang Pernah Populerkan Lagu Ciptaan Soekarno

"Lagu ini mengajak umat manusia bersatu, bekerja sama menyelamatkan bumi, dan di akhir liriknya, kita memohon pertolongan dan petunjuk Allah SWT setelah berusaha," lanjutnya.

Titiek Puspa: Pahlawan Budaya yang Pantas Diteladani

SBY menyebut almarhumah sebagai sosok inspiratif yang telah memberikan kontribusi besar bagi kebudayaan Indonesia.

"Negara ini butuh pahlawan seperti beliau pahlawan kebudayaan dan kesenian, agar kehidupan di Indonesia semakin baik," tegasnya.

"Almarhumah adalah contoh teladan bagi kita semua," tutup SBY.***

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X