REDAKSI88.com — Musisi Ahmad Dhani melaporkan dugaan perundungan terhadap putri bungsunya, SF, ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
Perundungan tersebut diduga dilakukan oleh sejumlah pengguna media sosial terhadap anak hasil pernikahannya dengan Mulan Jameela.
Dalam keterangannya di kantor KPAI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 9 Juli 2025, Dhani menyebut bukan hanya dirinya yang marah atas kasus ini. Anak-anaknya pun, terutama Al Ghazali, disebut menunjukkan kemarahan.
"Kalau kakak-kakaknya SF marah banget, khususnya, terutama, Al Ghazali," ujar Dhani kepada awak media.
Ia menyebut Al Ghazali merupakan pihak pertama di keluarga yang melihat konten perundungan di media sosial dan merasa terpanggil untuk mengambil tindakan hukum.
Namun demikian, Dhani menjelaskan bahwa secara prosedural, pelaporan secara resmi harus dilakukan oleh orang tua kandung.
"Tapi karena dalam prosedur hukum itu harus orang tua yang melaporkan," jelasnya.
Baca Juga: Jaksa Tolak Eksepsi Nikita Mirzani, Sidang Dugaan Pemerasan Rp4 Miliar Tetap Dilanjutkan
Dhani juga mengungkapkan bahwa Al Ghazali sempat mengajukan laporan ke polisi, namun ditolak karena bukan berasal dari orang tua langsung.
"Tapi ketika Al mau bikin laporan, itu harus ayah bundanya," tegasnya.
Oleh karena itu, Dhani memastikan kehadirannya di KPAI merupakan bagian dari langkah awal sebelum membawa perkara ini ke jalur hukum pidana.
"Makanya (sekarang) saya datang ke KPAI, buat mengadu dan melaporkan akun ini sebelum kami laporkan ke polisi," tukasnya.***
Artikel Terkait
Hamdan ATT Berpulang: Mengenang Rekam Jejak Emas Sang Legenda Dangdut Indonesia
Nirina Zubir Belum Bebas Sepenuhnya dari Kasus Mafia Tanah Meski Sertifikat Kembali
Dihadapkan Kasus Hukum, Mail Syahputra Tegaskan Tetap Setia Dampingi Nikita Mirzani
Jaksa Tolak Eksepsi Nikita Mirzani, Sidang Dugaan Pemerasan Rp4 Miliar Tetap Dilanjutkan
Vidi Aldiano Cerita Berat Badan Turun 10 Kg akibat Efek Samping Pengobatan Kanker
Setelah Adukan ke KPAI, Ahmad Dhani Siap Polisikan Psikolog Lita Gading Terkait Dugaan Serangan Psikis pada Anaknya