Pelawak legendaris di Indonesia itu pun menyebut menghina atau menjatuhkan harga diri seseorang bukanlah cara untuk menghibur orang lain.
Sempat Prihatin dan Telepon Yati Pesek
Selain mengejek pedagang es teh bakul, Gus Miftah juga pernah kedapatan menghina komedian senior Yati Pesek.
Bagi yang belum tahu, Yati adalah rekan dekat Nunung karena bekerja dengan profesi yang sama, yakni sebagai komedian.
Dalam kesempatan yang sama, Nunung mengaku prihatin saat bertanya kepada Yati terkait guyonan Gus Miftah itu pada beberapa tahun lalu.
"Aku pernah dengar ini beberapa tahun lalu, aku prihatin," ungkap Nunung.
Baca Juga: Dampak Polusi Udara Terhadap Kesehatan
"Aku juga sempat kontak Mbak Yati. 'Ah diam saja'. (Dengar) kata 'diam saja' tetap seperti berat waktu itu," tambahnya.
Ucapan Gus Miftah terhadap Yati Pesek dalam video yang viral di medsos, tampak saat itu sang komedian memakai baju muslim dan jilbab berwarna hitam.
Berlatar pagelaran wayang kulit, Gus Miftah melontarkan perkataan yang dinilai merendahkan Yati, hingga sang komedian sempat menimpali perkataannya.
"Sekarang kok ngomongnya seperti itu. Oh untung Gus, sekarang di sini kamu bukan ustaz, bukan kiai," ujar Yati kepada Gus Miftah.
Selama Ini Yati Pesek Pendam Sakit Hatinya
Dalam kesempatan yang sama, Nunung juga mengungkap Yati selama ini memendam sakit hati terhadap guyonan Gus Miftah.
"Selama ini Mbak Yati itu menahan (sakit hati), memendam," ujar Nunung.
Rekan dekat Yati pesek itu menyebut sang komedian pernah menangis sambil meratapi guyonan dari Gus Miftah.
"Dia sempat menangis, 'Aku datang ke situ itu dibayar saja tidak'. Dia bahkan hanya ingin mencari ilmu," terang Nunung.***
Artikel Terkait
Pemilihan Pola Asuh yang Tepat Demi Masa Depan yang Lebih Baik
Dokter Sekaligus Petarung Yang Tangguh: Mengenal Sosok Shi Ming
Mengurai Simpul Pikiran: Mengapa Overthinking Bisa Menghambat Potensi Diri?
Pola Komunikasi Interpersonal Gen Z Dalam Membentuk Positive Mental Health
Candi Solok Sipin: Saksi Bisu Peradaban Kuno di Jambi
Mengapa Semakin Banyak Orang Terjebak dalam Judol?