- Dianjurkan untuk mengutamakan puasa qada terlebih dahulu sebelum menjalankan puasa Syawal.
Bagi yang memiliki hutang puasa Ramadhan dan ingin mengerjakan puasa Syawal, disarankan untuk menyelesaikan puasa qada terlebih dahulu.
Puasa qada adalah puasa yang dilakukan untuk mengganti hari-hari puasa yang ditinggalkan selama bulan Ramadhan.
Beberapa alasan yang membuat puasa wajib diqada antara lain sakit yang menghalangi kemampuan berpuasa, melakukan perjalanan jauh, haid, atau nifas.
Setelah menyelesaikan puasa qada, barulah kamu bisa melanjutkan dengan puasa Syawal selama enam hari.
- Bacaan niat puasa Syawal
Jika niat puasa Ramadhan dibaca pada malam sebelumnya, niat puasa Syawal bisa dilafalkan pada malam sebelumnya atau hari yang sama.
Berikut dua lafal niat puasa Syawal berdasarkan waktu pengucapannya:
- Niat puasa Syawal yang dibaca pada malam sebelumnya:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.
Artinya:Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah swt.
- Niat puasa Syawal yang dibaca pada hari pelaksanaan puasa:
نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى
Artikel Terkait
5 Manfaat Puasa Ramadhan untuk Anak, dari Kesehatan hingga Karakter
Keutamaan Tadarus Al Qur’an di Bulan Ramadhan, Pahala Berlipat hingga Syafaat di Akhirat
Keutamaan 10 Hari Pertama Puasa Ramadhan: Waktu Terbaik Meraih Pintu Kebaikan
Kafarat dalam Islam: Pengertian, Jenis, dan Cara Melaksanakannya
50 Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri yang Menyentuh Hati dan Penuh Makna