Redaksi88.com - Harga emas kembali menjadi perhatian publik setelah mencatatkan kenaikan signifikan pada Selasa, 23 April 2025.
Meskipun sempat melemah di sesi perdagangan Asia pada pagi hari, secara keseluruhan harga emas tetap menunjukkan tren penguatan yang cukup mencolok.
Harga Emas Global (XAU/USD) Turun di Sesi Asia
Di awal perdagangan sesi Asia hari Rabu (23/4/2025), harga emas dunia (XAU/USD) tercatat turun lebih dari 1% ke level USD 3.333 per troy ounce.
Pelemahan ini dipicu oleh membaiknya sentimen risiko global, seiring optimisme dari negosiasi dagang AS-Tiongkok dan pernyataan menenangkan dari Federal Reserve (The Fed).
Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa ia tidak berencana memecat Ketua The Fed Jerome Powell, yang turut meredakan ketegangan pasar.
Trump berharap Powell bisa lebih agresif dalam menurunkan suku bunga untuk mendukung perekonomian.
Sementara itu, Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyebut adanya tanda-tanda meredanya ketegangan dagang dengan Tiongkok.
Hal ini memperkuat kepercayaan investor dan mengurangi minat terhadap aset safe-haven seperti emas.
Baca Juga: Paula Verhoeven Tak Lagi Diam! Bela Diri Usai Disebut 'Istri Durhaka' dalam Putusan Cerai
Namun, potensi kenaikan harga emas tetap terbuka mengingat ketidakpastian kebijakan moneter dan situasi politik global.
Sepanjang 2025, emas telah naik hampir 29% berkat faktor geopolitik dan sikap The Fed yang cenderung hati-hati.
Tren Pembelian Emas Masih Kuat
Berdasarkan data World Gold Council (WGC), aliran dana ke ETF emas fisik global terus meningkat.
Pada Maret 2025 saja, arus masuk mencapai USD 8,6 miliar, dengan total kuartal pertama 2025 menyentuh USD 21 miliar, level tertinggi kedua sepanjang sejarah.
Artikel Terkait
Perhatian! Pemilik Kartu Keluarga dan KTP dengan Ciri Ini Bisa Dicoret dari Penerima Bansos PKH dan BPNT Tahap 2
CPNS 2025 Segera Dibuka? Ini Bocoran Penting dari Pemerintah
Mei 2025, Bansos PKH dan BPNT Tahap II Segera Cair! Ini Pengumuman Resmi dari Kemensos
UM PTKIN 2025: Berikut Ini Jalur Masuk PTKIN dengan Ujian Tertulis yang Kompetitif
Fakta Mengejutkan di Balik Kata 'Tolong' dan 'Terima Kasih' Saat Pakai ChatGPT