Menimbang Untung-Rugi Penggunaan Mobil Hybrid: Irit Bahan Bakar vs Harga yang Lebih Mahal

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Rabu, 9 Juli 2025 | 10:58 WIB
Mobil hybrid memiliki beberapa kekurangan dan kelebihan.  (Unsplash.com / Michael Marais)
Mobil hybrid memiliki beberapa kekurangan dan kelebihan. (Unsplash.com / Michael Marais)

Seperti halnya harga baterai mobil Kijang Innova Zenix yang dijual dengan kisaran harga Rp48 juta dalam sebuah unggahan sosial media X @SumandoGaek. Sementara untuk baterai mobil BBM konvensional seperti Pajero Sport dijual dengan kisaran harga Rp1,7 juta.

Kondisi ini juga dihadapkan dengan fakta bahwa jumlah bengkel untuk menangani teknologi hybrid masih terbatas di Indonesia. 

Baca Juga: Viral Aksi Dua Driver Ojol Bantu Ibu dengan Anak di Flyover, Netizen: Terima Kasih Orang-Orang Baik

  1. Performa yang Belum Sepenuhnya Optimal

Bagi sebagian konsumen yang mencari performa tinggi, beberapa model mobil hybrid mungkin mengecewakan. 

Tenaga yang dihasilkan terkadang lebih kecil dibandingkan mesin bensin atau diesel konvensional.

Di sisi lain, mobil hybrid memang menawarkan beberapa keunggulan:

  1. Lebih Irit Bahan Bakar

Kombinasi mesin bensin dan motor listrik memang menghasilkan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien. 

Ini bisa menjadi daya tarik utama, terutama bagi pengendara yang sering menempuh perjalanan jauh atau menghadapi kemacetan kota.

Baca Juga: Istana Respons Isu Imbauan Cari Kerja ke Luar Negeri: Ada Opsi Menarik, Baik untuk Diambil

  1. Ramah Lingkungan

Emisi karbon yang lebih rendah dibanding mobil berbahan bakar fosil konvensional adalah nilai plus bagi mereka yang peduli terhadap lingkungan. 

Namun, perlu diingat bahwa mobil hybrid tetap menghasilkan emisi dan bukan solusi nol emisi seperti kendaraan listrik murni.

  1. Perawatan yang Diklaim Lebih Mudah

Klaim bahwa perawatan lebih mudah karena motor listrik mengurangi beban kerja mesin bensin perlu ditelaah lebih lanjut. 

Meskipun komponen seperti rem dan transmisi mungkin lebih awet, kompleksitas dua sistem penggerak bisa saja menghadirkan tantangan perawatan tersendiri di masa mendatang.***

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X