REDAKSI88.com – Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi angkat suara menanggapi isu soal imbauan kepada warga negara Indonesia (WNI) untuk mencari pekerjaan di luar negeri.
Isu ini mencuat setelah muncul anggapan bahwa lapangan kerja di dalam negeri semakin terbatas.
“Analoginya gini, kita harus membayangkan dalam soal tenaga kerja dan pasar tenaga kerja itu sebagai bagian pasar global,” ujar Hasan Nasbi dalam konferensi pers di Gedung Kwarnas, Jakarta Pusat, Selasa, 8 Juli 2025.
Menurut Hasan, pilihan bekerja di luar negeri tidak berarti Indonesia kekurangan lapangan kerja.
Ia menyebut selama periode Februari 2024 hingga Februari 2025 tercipta 3,6 juta lapangan kerja baru di dalam negeri.
“Kalau kalian kuliah di dalam negeri, karena ada universitas-universitas dan perguruan tinggi yang baik, tapi begitu ada kesempatan ke luar negeri, pasti diambil juga,” katanya.
Baca Juga: Menag Buka Peluang Haji dan Umrah Lewat Jalur Laut, Sebut Saudi Banyak Berbenah
“Lapangan kerja di Indonesia ada, tapi ada pilihan di luar negeri yang menarik, ya nggak apa-apa,” ucap Hasan.
“Kita kan sudah terbiasa juga dengan budaya merantau, jadi bukan karena tidak ada lapangan kerja dalam negeri, tapi ada opsi menarik itu kan baik juga untuk diambil,” lanjutnya.
Ia juga menyinggung sejumlah negara yang tengah mengalami kekurangan tenaga kerja, yang menurutnya dapat menjadi peluang bagi tenaga kerja asal Indonesia.
Baca Juga: Penumpang KA Sancaka Terluka Akibat Lemparan Batu di Klaten, KAI: Pelaku Akan Ditindak Tegas
Isu ini mencuat setelah pernyataan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding dalam peresmian Migrant Center di Gedung Prof. Soedarto, Universitas Diponegoro, Semarang, pada 26 Juni 2025 lalu.
Dalam acara tersebut, Karding mendorong mahasiswa untuk mempertimbangkan peluang kerja ke luar negeri.
Artikel Terkait
DPR Usul Basarnas Gunakan Translator Usai Viralnya Perdebatan Netizen Indonesia-Brasil di Medsos
Jangan Buru-Buru Beli Mobil Listrik! Ini 5 Alasan Mengapa Konsumen Diminta Tunda Pembelian
Penumpang KA Sancaka Terluka Akibat Lemparan Batu di Klaten, KAI: Pelaku Akan Ditindak Tegas
Netanyahu Calonkan Donald Trump untuk Hadiah Nobel Perdamaian 2025
Menag Buka Peluang Haji dan Umrah Lewat Jalur Laut, Sebut Saudi Banyak Berbenah
Gus Ipul Sebut 571 Ribu Rekening Penerima Bansos Terindikasi Judi Online, Evaluasi Dimulai Usai Kantongi Restu Presiden