5 Poin Penting Memulai Bisnis Sampingan di E Commerce, Mulai dari Tentukan Niche hingga Atur Stok

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Sabtu, 30 Agustus 2025 | 17:19 WIB
Ilustrasi membangun bisnis di pasar online atau e-commerce.  (Freepik.com)
Ilustrasi membangun bisnis di pasar online atau e-commerce. (Freepik.com)

3. Bangun Toko Online yang Profesional

Tampilan toko adalah kesan pertama bagi calon pembeli. Oleh karena itu, buatlah nama toko yang singkat, mudah diingat, dan sesuai dengan produk yang ditawarkan.

Jangan lupakan elemen visual seperti logo, banner, serta foto produk berkualitas. Semua itu akan membantu membangun citra brand.

Selain itu, lengkapi profil toko dengan cerita singkat tentang usaha, alasan berjualan, dan nilai yang ingin dibawa. “Transparansi ini bisa menumbuhkan rasa percaya,” tulis TIME.

Baca Juga: Fenomena Vampir Ekonomi: Metafora Dennis Snower untuk Kebijakan Makroekonomi

4. Optimalkan Listing Produk

Listing produk ibarat etalase digital. Karena itu, deskripsi harus dibuat jelas dan informatif. Sertakan informasi ukuran, bahan, manfaat, cara penggunaan, hingga instruksi perawatan.

Foto juga berperan besar. Ambil gambar dengan pencahayaan yang baik, dari berbagai sudut, dan jika perlu tunjukkan dalam konteks penggunaan.

Selain itu, jangan asal menentukan harga. Hitung dengan matang biaya produksi, ongkos kirim, serta margin keuntungan. Bandingkan dengan harga kompetitor agar tetap kompetitif di pasar.

Baca Juga: 5 Cara Menyusun Strategi Bisnis dengan Bantuan AI, dari Riset Pasar hingga Membangun Brand yang Kuat

5. Atur Produksi dan Stok

Meski hanya usaha sampingan, pengelolaan stok tidak boleh diabaikan. Penjual bisa memilih sistem pre-order atau menyiapkan stok di awal.

Inventaris memang bisa dikelola secara manual ketika masih kecil, tetapi penggunaan aplikasi akuntansi atau manajemen stok akan sangat membantu ketika pesanan meningkat.

Membeli bahan baku dalam jumlah besar juga dapat menekan biaya sekaligus menjaga konsistensi produk.

“Usaha sampingan yang sukses di e commerce biasanya punya sistem. Bukan sekadar jual beli, tetapi juga mencakup produksi, stok, dan layanan pelanggan yang rapi,” tutup TIME.***

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X