Ini Alasan Ilmiah Mengapa Buang Air Kecil Sebaiknya Dilakukan dengan Posisi Jongkok

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Minggu, 6 Oktober 2024 | 18:47 WIB
Ini Alasan Ilmiah Mengapa Buang Air Kecil Sebaiknya Dilakukan dengan Posisi Jongkok.   (Pixabay/bzndenis)
Ini Alasan Ilmiah Mengapa Buang Air Kecil Sebaiknya Dilakukan dengan Posisi Jongkok. (Pixabay/bzndenis)

1. Pengosongan Kandung Kemih Lebih Optimal

Buang air kecil dalam posisi jongkok membuat otot-otot panggul, terutama otot dasar panggul, berada dalam kondisi rileks sehingga urine dapat dikeluarkan lebih efektif.

2. Mengurangi Risiko Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Ketika kandung kemih tidak dikosongkan sepenuhnya, sisa urine menjadi tempat berkembangnya bakteri yang bisa menyebabkan infeksi. Posisi jongkok meminimalkan risiko ini dengan memastikan pengosongan kandung kemih yang lebih maksimal.

3. Meningkatkan Fungsi Pencernaan

Meskipun lebih relevan untuk buang air besar, posisi jongkok diyakini dapat meningkatkan tekanan intra-abdominal yang mendukung pergerakan usus. Ini menunjukkan bahwa posisi jongkok secara keseluruhan lebih alami bagi tubuh manusia.

4. Selaras dengan Anatomi Alami Manusia

Secara evolusi, manusia lebih terbiasa dengan posisi jongkok untuk berbagai aktivitas fisiologis, termasuk buang air kecil dan buang air besar.

Beberapa penelitian mengaitkan penggunaan toilet duduk dengan meningkatnya masalah kesehatan pada panggul dan pencernaan.

Itulah alasan ilmiah mengapa buang air kecil dalam posisi jongkok lebih disarankan.

Meskipun membutuhkan waktu untuk mengadopsi kebiasaan baru ini, manfaat jangka panjangnya sangat signifikan bagi kesehatan.***

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Sumber: Berbagai Sumber

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X