Redaksi88.com - Hepatitis akut adalah kondisi serius dimana hati mengalami peradangan yang berkembang dengan cepat.
Berbeda dengan hepatitis kronis, yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk berkembang, hepatitis akut muncul secara tiba-tiba dan dapat menyebabkan komplikasi berbahaya jika tidak segera ditangani.
Kekhawatiran terhadap hepatitis akut semakin meningkat setelah dilaporkan bahwa tiga anak di Indonesia meninggal dunia akibat penyakit ini, yang hingga kini penyebabnya belum diketahui secara pasti.
Baca Juga: Prabowo Ungkap Alasan Bentuk Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan: Kesulitan Harus Segera Diatasi
Laporan ini menjadi peringatan serius akan perlunya peningkatan kewaspadaan, terutama karena kasus serupa telah dilaporkan di beberapa negara.
Berdasarkan data terbaru per tanggal 21 April 2021, sebanyak 169 kasus hepatitis akut telah ditemukan di 12 negara.
Usia pasien yang terinfeksi bervariasi, mulai dari 1 bulan hingga 16 tahun. Kondisi ini menunjukkan bahwa anak-anak berada pada risiko tinggi terkena penyakit ini, sehingga tindakan pencegahan menjadi sangat penting.
Baca Juga: Simak! Ini 5 Manfaat Daun Bawang untuk Kesehatan yang Perlu Diketahui
Langkah Pencegahan Hepatitis Akut
- Cuci tangan secara rutin, terutama sebelum makan dan setelah menggunakan toilet.
- Pastikan air yang diminum bersih dan matang. Hindari minum air yang tidak terjamin kebersihannya.
- Konsumsi makanan yang bersih dan matang sempurna, untuk mencegah masuknya virus atau bakteri yang dapat menyebabkan infeksi.
- Buang tinja dan popok sekali pakai pada tempatnya, agar tidak menjadi sumber penularan.
- Gunakan alat makan secara pribadi, jangan berbagi alat makan dengan orang lain.
- Pakai masker dan jaga jarak, terutama di tempat umum, untuk mencegah penularan penyakit.
Gejala Hepatitis Akut yang Harus Diwaspadai
Baca Juga: Sepuluh Tahun Kepemimpinan Mian-Arie di Bengkulu Utara: Menakar Prestasi dan Menyisir Kontroversi
- Penurunan kesadaran atau kebingungan.
- Demam tinggi atau adanya riwayat demam dalam beberapa hari sebelumnya.
- Perubahan warna urin (gelap) dan/atau feses (pucat), kulit menjadi kuning, dan rasa gatal.
- Nyeri sendi atau rasa pegal yang tidak biasa.
- Mual, muntah, dan nyeri perut yang signifikan.
- Kehilangan nafsu makan dan rasa lelah yang luar biasa.
- Diare yang tidak kunjung membaik.
Jika salah satu atau beberapa gejala ini muncul, segera konsultasikan dengan tenaga medis untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Kewaspadaan dini dan penerapan langkah pencegahan sangat penting untuk melindungi anak-anak dari ancaman hepatitis akut.***
Artikel Terkait
Sering Kebas, Indikasi Masalah Saraf? Ini Faktanya
Wajib Tahu! Ini 5 Penyebab Sakit Perut Setelah Berhubungan Intim
Mengatasi GERD, Panduan Praktis untuk Meredakan Asam Lambung Kambuh
Kopi Lebih dari Sekadar Minuman, Ampasnya Punya Segudang Manfaat untuk Kecantikan
Simak! Ini 5 Manfaat Daun Bawang untuk Kesehatan yang Perlu Diketahui