Manfaat dan Rahasia Mint, Solusi Alami untuk Pencernaan, Kognisi, dan Kinerja Atletik

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Minggu, 10 November 2024 | 10:45 WIB
Manfaat dan Rahasia Mint, Solusi Alami untuk Pencernaan, Kognisi, dan Kinerja Atletik (Foto/Pixabay/Silviarita)
Manfaat dan Rahasia Mint, Solusi Alami untuk Pencernaan, Kognisi, dan Kinerja Atletik (Foto/Pixabay/Silviarita)

Redaksi88.com - Daun Mint bukan hanya sekadar daun hijau dengan aroma segar, tanaman ini mengandung banyak rahasia kesehatan yang mulai menarik perhatian para peneliti. 

Sebagai bagian dari famili Lamiaceae, tanaman ini kerap digunakan dalam minuman, makanan penutup, hingga suplemen makanan. 

Seperti dilansir dari laman Health, berikut adalah sejumlah manfaat daun mint yang telah diteliti dan diakui dapat membantu dalam kesehatan pencernaan, kognitif, dan bahkan performa atletik.

Baca Juga: Manfaat Air Rebusan Daun Sirih bagi Kesehatan, Dari Meredakan Masalah Pencernaan hingga Menurunkan Berat Badan

1. Membantu Kesehatan Pencernaan

Mint, khususnya dalam bentuk peppermint, telah lama dipercaya dapat mengatasi berbagai masalah pencernaan, termasuk sindrom iritasi usus besar (IBS) dan gangguan pencernaan. 

Dalam daun mint terkandung L-menthol, senyawa aktif yang bekerja untuk merelaksasi otot-otot pencernaan. Cara kerjanya? Senyawa ini memblokir saluran kalsium yang memicu kontraksi pada otot polos, sehingga mengurangi risiko kejang perut, kembung, dan diare yang kerap dialami penderita IBS.

Dalam studi yang mengamati 12 penelitian pada 835 penderita IBS, suplemen minyak peppermint terbukti mampu meredakan gejala seperti nyeri perut, kembung, dan gas dalam waktu dua hingga 12 minggu, jika dibandingkan dengan plasebo. 

Mint juga diketahui memiliki sifat anti-peradangan dan antioksidan, yang penting untuk mengurangi kerusakan sel dan peradangan pada saluran pencernaan.

Baca Juga: Prabowo dan Xi Jinping Saksikan Penandatanganan MoU Kerja Sama Indonesia dan Tiongkok

2. Meningkatkan Kinerja Kognitif

Manfaat mint tidak hanya berhenti di perut, tetapi juga sampai ke otak. Penelitian menunjukkan bahwa minyak peppermint dapat mendukung kinerja kognitif dengan meningkatkan fokus dan daya ingat. 

Senyawa dalam daun mint, seperti yang berinteraksi dengan neurotransmitter GABA, membantu meningkatkan fungsi otak dengan menghambat enzim asetilkolinesterase. Dengan begitu, kadar asetilkolin, neurotransmitter penting untuk perhatian dan memori, bisa lebih terjaga.

Dalam sebuah studi kecil dengan 24 partisipan, dosis tunggal minyak peppermint terbukti mampu meningkatkan hasil tes kognitif, sekaligus menurunkan tingkat kelelahan mental dibandingkan dengan plasebo. Ini menunjukkan potensi mint sebagai stimulan alami untuk membantu tetap fokus dalam aktivitas mental intens.

Baca Juga: Prabowo Bertemu Xi Jinping, Tegaskan Komitmen Kerja Sama Demi Stabilitas dan Kemakmuran Dunia

3. Mengurangi Gejala Mual

Aroma mint yang segar dan menenangkan juga terbukti efektif meredakan gejala mual, terutama untuk pasien yang menjalani perawatan medis intensif seperti kemoterapi. Penelitian mengungkapkan bahwa aromaterapi mint bisa mengurangi mual dan muntah. 

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Sumber: Health

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X