Apa Itu Diet Mediterania? Ini Manfaat serta makanan yang harus dihindari

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Kamis, 5 Desember 2024 | 12:08 WIB
Apa Itu Diet Mediterania? Ini Manfaat serta makanan yang harus dihindari (Foto Ilustrasi/Freepik)
Apa Itu Diet Mediterania? Ini Manfaat serta makanan yang harus dihindari (Foto Ilustrasi/Freepik)

Redaksi88.com - Banyak orang merasa bingung menentukan diet yang tepat di tengah berbagai pilihan yang menggoda, mulai dari keto yang menjanjikan pembakaran lemak cepat hingga vegan yang ramah lingkungan. 

Namun, di balik kebingungan itu, muncul pertanyaan sederhana: mengapa tidak mencoba diet ini? Setiap metode diet memiliki kelebihan dan tantangan, tetapi memilih untuk mencoba adalah langkah pertama menuju perubahan. 

Baca Juga: 4 Fakta Kontroversi Gus Miftah, Dari Sebutan 'Goblok' untuk Penjual Es Teh hingga Momen Klarifikasi yang Menuai Kritikan Publik

Bukankah menemukan pola makan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh adalah perjalanan yang layak dijalani? Sebab, hanya dengan mencoba, seseorang dapat memahami apa yang benar-benar cocok untuk dirinya, baik secara fisik maupun mental.

seperti dilansir dari Health, berikut adalah penjelasan tentang diet Mediterania yang mungkin ingin Anda coba, simak selengkapnya!

Apa Itu Diet Mediterania?

Diet Mediterania adalah pola makan yang terinspirasi dari kebiasaan masyarakat di sekitar pantai Laut Mediterania, seperti Italia, Spanyol, Prancis Selatan, dan Yunani. 

Pola makan ini menekankan konsumsi makanan utuh seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, serta membatasi makanan olahan dan instan. 

Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa diet ini memiliki berbagai manfaat kesehatan, termasuk menjaga berat badan yang sehat dan mengurangi risiko penyakit kronis.

Baca Juga: Memanas! PT Agricinal Gunakan Karyawan Bongkar Paksa Blokade Jalan, Mediasi dengan Warga Kembali Buntu

Cara Menjalankan Diet Mediterania

Diet Mediterania modern didasarkan pada pola makan tradisional masyarakat Mediterania sebelum adanya perdagangan makanan berskala besar. Mereka mengonsumsi makanan lokal musiman yang utuh dan kaya nutrisi. Berikut adalah prinsip dasar diet ini:

  1. Fokus pada makanan nabati: Mengutamakan sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, dan kacang-kacangan.
  2. Mengurangi makanan ultra-olahan: Membatasi makanan yang diproses tinggi, seperti permen dan makanan cepat saji.
  3. Menggunakan minyak zaitun sebagai sumber lemak utama: Minyak ini kaya akan antioksidan dan lemak sehat.
  4. Konsumsi moderat produk hewani: Daging, susu, dan telur dikonsumsi dalam jumlah sedang.
  5. Mengkonsumsi anggur dalam jumlah rendah hingga sedang: Terutama anggur merah, jika diinginkan.

Makanan yang Disarankan

Berikut adalah makanan yang sebaiknya dimasukkan ke dalam pola makan Mediterania:

  • Sayuran: Bayam, zukini, labu, asparagus.
  • Buah-buahan: Apel, beri, jeruk, buah ara.
  • Biji-bijian utuh: Millet, barley, farro, buckwheat.
  • Kacang-kacangan: Lentil, buncis, kacang putih.
  • Kacang-kacangan dan biji-bijian: Almond, biji labu, pistachio, kenari.
  • Makanan laut dan unggas: Ikan, kerang, udang, dada ayam.
  • Rempah-rempah: Rosemary, basil, lada hitam, bawang putih, kayu manis.

Makanan yang Harus Dibatasi

Meskipun tidak ada makanan yang sepenuhnya dilarang, berikut adalah makanan yang sebaiknya dibatasi:

  • Makanan ultra-olahan: Permen, makanan ringan kemasan.
  • Daging olahan: Bacon, sosis, hot dog.
  • Gula tambahan: Soda, minuman berenergi, kue.
  • Biji-bijian olahan: Prioritaskan biji-bijian utuh.

Manfaat Diet Mediterania

Baca Juga: Komisi III DPR RI Dorong Usulan SIM dan STNK Berlaku Seumur Hidup, Meringankan Beban Masyarakat

1. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Pola makan ini dapat mengurangi risiko penyakit jantung dengan menghambat pembentukan plak pada arteri. Senyawa antioksidan dalam minyak zaitun dan sayuran membantu mengurangi peradangan dan stres oksidatif.

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Sumber: Health

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X