REDAKSI88.com, Jakarta- Utusan Khusus Presiden, Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah menuai kritikan tajam dari publik usai video interaksinya dengan seorang penjual es teh bakul viral di media sosial.
Peristiwa yang menuai kecaman publik itu terjadi pada momen acara Magelang Bersholawat yang digelar pada November 2024 lalu.
Gus Miftah kedapatan bertutur kata yang tak pantas kepada seorang penjual es teh bakul yang tengah berjualan di sekitar para jamaah yang menyaksikan sang Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.
"(Dagangan) Es teh kamu masih banyak tidak? Sana dijual, goblok. Jual dahulu, nanti kalau masih belum lalu, sudah takdir," ujar Gus Miftah kepada seorang penjual es teh bakul dalam sebuah video yang viral di media sosial.
Sang penjual es teh bakul itu hanya terdiam dan tersenyum kecil, sementara aksi Gus Miftah itu telah memicu berbagai reaksi warganet.
Bahkan, ada sejumlah pejabat publik lain yang turut menyoroti tindakan Gus Miftah yang tidak sopan terhadap sang penjual minuman.
Baca Juga: Komisi III DPR RI Dorong Usulan SIM dan STNK Berlaku Seumur Hidup, Meringankan Beban Masyarakat
Sorotan Publik Soal Tindakan Gus Miftah yang Dinilai Tak Sopan
Penulis kenamaan Indonesia, Cholil Nafis menyoroti tindakan Gus Miftah yang berucap kasar terhadap seorang penjual es teh bakul yang viral di media sosial.
"Meskipun sambil tertawa mungkin bercanda, ucapan (Gus Miftah ke penjual es teh bakul) itu tidak baik dikatakan, apalagi di depan publik oleh penceramah dan pejabat publik," ujar Cholil Nafis melalui akun Instagram @cholilnafis, pada Selasa, 3 Desember 2024.
Cholil Nafis menilai Gus Miftah yang bertindak sebagai penceramah dalam momen itu seharusnya menunjukan keteladanan di hadapan publik.
Baca Juga: Bahaya Gaya Hidup Mager, Ancaman Nyata bagi Kesehatan dan Risiko Kanker
"Orang-orang berharap kepada penceramah apalagi merangkap pejabat untuk mendapat keteladanan," terang Cholil Nafis.
Artikel Terkait
Lagi-lagi Mediasi Gagal, PT Agricinal Dinilai Ingkari Kesepakatan dan Memperkeruh Situasi
Kejagung Sita Uang Rp288 Miliar, Korupsi dan Pencucian Uang di Balik Lahan Sawit
Strategi Komdigi Persempit Gerak, Sebar SMS hingga Blokir Transfer Pulsa yang Terindikasi Judol
Hangatnya Sambutan Warga Kupang untuk Presiden Prabowo, Momen Penuh Keakraban di Malam Hari
KPK Sita Rp6,8 Miliar dalam OTT Pj Wali Kota Pekanbaru
Kedatangan Presiden Prabowo di Kupang Disambut Antusias, Warga Optimistis Program Makan Bergizi Gratis