Minuman ini, yang mayoritas terdiri dari gula tambahan tanpa kandungan nutrisi berarti, dapat mendorong dominasi bakteri jahat di usus.
Sebagai gantinya, Amidor menyarankan konsumsi jus buah atau sayuran murni tanpa gula tambahan.
"Jus alami dapat menjadi sumber vitamin, mineral, dan fitonutrien yang memperkaya asupan harian Anda," jelasnya.
Baca Juga: Kisah Inspiratif: Dari Pedagang Es Teh ke Konglomerat Rp69,7 Triliun yang Mendunia!
3. Minuman Berenergi
Minuman berenergi tinggi kafein mungkin memberikan lonjakan energi sesaat, tetapi dampak negatifnya bagi pencernaan tidak bisa diabaikan.
Lauren Harris-Pincus, MS, RDN, pendiri NutritionStarringYOU.com, mengungkapkan bahwa kandungan kafein yang tinggi dapat memicu gastritis, refluks asam, dan diare.
Lebih parah lagi, konsumsi berlebih dapat memperburuk gejala sindrom iritasi usus besar (IBS) dan meningkatkan kecemasan.
4. Minuman Bersoda
Karbonasi dan gula tinggi dalam soda menjadi kombinasi yang dapat memicu gangguan pencernaan serius, terutama bagi mereka yang menderita IBS atau penyakit radang usus (IBD).
Proses pencernaan gula yang tidak sempurna sering kali menarik air ke dalam usus, menyebabkan diare atau tinja encer.***
Artikel Terkait
Waspada! Ciri-ciri Kolesterol Tinggi yang Sering Diabaikan
Bahaya Gaya Hidup Mager, Ancaman Nyata bagi Kesehatan dan Risiko Kanker
Apa Itu Diet Mediterania? Ini Manfaat serta makanan yang harus dihindari
Inilah 10 Manfaat Teh Rosemary untuk Tubuh yang Wajib diketahui
Mengapa Kita Jadi Gampang Lupa? Ini Hubungan Antara Kesehatan Mental dan Ingatan