REDAKSI88.com, Lampung Selatan – Menjelang bulan puasa Ramadhan, polisi dari Polres Lampung Selatan bekerja sama dengan mahasiswa dan organisasi pemuda mengadakan kegiatan bagi-bagi sembako.
Kegiatan ini diberi nama Bakti Sosial (Baksos) Polri Presisi dan ditujukan untuk membantu warga yang terkena bencana alam di Lampung Selatan. Acara ini berlangsung pada hari Kamis, 27 Februari 2025.
Sebanyak 250 paket sembako dibagikan kepada warga yang menjadi korban bencana alam dan warga yang kurang mampu. Kegiatan ini merupakan salah satu cara polisi untuk membantu masyarakat menjelang bulan Ramadhan.
Baca Juga: Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan Sabu di Pelabuhan Bakauheni
Kepala Polres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat, terutama mereka yang terkena dampak bencana.
"Kami berharap bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama saat menyambut bulan puasa Ramadhan," ujarnya.
Kelvin Aristama, Ketua BEM PC-IMM Lampung Selatan, sangat mengapresiasi kegiatan ini.
"Kami dari IMM, HMI, dan organisasi mahasiswa lainnya senang bisa ikut serta dalam kegiatan ini. Ini adalah bukti nyata kerja sama antara mahasiswa dan polisi dalam membantu masyarakat," katanya.
Baca Juga: Kapolda Bengkulu Hadiri Panen Raya Jagung di Bengkulu Langkah Nyata Menuju Swasembada Pangan 2025
Ia juga menambahkan bahwa ada 30 mahasiswa dari berbagai kampus di Kalianda yang ikut membantu membagikan bantuan.
Acara dilanjutkan dengan pembagian paket sembako, yang secara simbolis dimulai oleh Kepala Polres Lampung Selatan, didampingi oleh Kasdim 0421/LS Mayor Inf. Adi Hartono dan Zulvina, perwakilan dari Dinas Ketahanan Pangan Pemkab Lamsel.
Kegiatan ini berlangsung di halaman kantor polisi Polres Lampung Selatan, dengan mobil patroli dan polisi yang mengendarai motor mengawal pembagian bantuan.
Baca Juga: Desa Air Sebayur di Laporkan Ormas ke Kejati Bengkulu
Kegiatan bagi-bagi sembako ini merupakan bagian dari program nasional kepedulian sosial yang dilakukan oleh polisi di seluruh Indonesia.